Mengenal Penyebab dan Pencegahan Saraf Terjepit

Minggu, 04 April 2021 - 05:00 WIB
Mengenal Penyebab dan Pencegahan Saraf Terjepit. Foto/The Spine Institute of Southeast Texas.
JAKARTA - Saraf terjepit terjadi ketika ada kompresi atau tekanan pada saraf. Tekanan tersebut disebabkan oleh gerakan berulang atau terjadi karena menahan tubuh pada satu posisi dalam waktu lama, seperti menahan siku saat tidur.

Saraf paling rentan di tempat-tempat di tubuh di mana mereka bergerak melalui ruang sempit tetapi memiliki sedikit jaringan lunak untuk melindunginya. Tekanan saraf sering terjadi ketika saraf ditekan di antara jaringan seperti ligamen, tendon dan tulang.



Misalnya, peradangan atau tekanan pada akar saraf yang keluar dari tulang belakang dapat menyebabkan nyeri leher atau punggung bawah. Ini juga dapat menyebabkan rasa sakit menyebar dari leher ke bahu dan lengan (radikulopati serviks).

Baca Juga : Ini Jenis Cemilan Sehat dan Lezat untuk Anak-anak

Dilansir dari Web MD,Minggu (4/4) selain itu, nyeri juga bisa menjalar ke tungkai dan kaki (radikulopati lumbal atau nyeri saraf skiatik). Gejala-gejala ini umumnya disebakan dari perubahan yang berkembang di cakram tulang belakang dan tulang.

Misalnya, jika cakram tergelincir keluar dari tempatnya atau menonjol (disk hernia), tekanan dapat terjadi pada saraf tulang belakang. Tekanan saraf di leher atau lengan juga dapat menyebabkan gejala di area seperti siku, tangan, pergelangan tangan dan jari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!