Para Pemain Pretty Little Liars Indonesia Berbagi Tips Melawan Perundungan Dunia Maya
Kamis, 21 Mei 2020 - 12:45 WIB
Menurut mereka, sebagai seleb, jenis cyberbullying yang diterima mirip, antara body shaming atau beauty shaming.
Apalagi, sebagai seleb, mereka menyadari netizen hobi banget mengamati perilaku mereka sehari-hari, dan jadi lebih rentan kena cyberbullying saat harapan netizen gak sesuai dengan realita sang seleb idola.
Terus, gimana, sih, cara mereka buat ngelawan cyberbullying? Yuki, Anya, Valerie, Shindy, dan Wulan kompak berpesan untuk sebisa mungkin tetap cuek aja. Kuatkan diri sendiri, cari sistem pendukung dari keluarga, sahabat, atau lingkungan sekitar.
"Pelaku cyberbullying biasanya cuma sirik, ikut-ikutan, nyari pelampiasan karena mau balas dendam, dan termasuk bagian dari budaya yang susah diilangin. Jadi, emang pertahanan diri sendiri yang harus kuat," ujar Anya Geraldine.
Sebelum diskusi berakhir, para pemain dan narasumber menyampaikan pesan motivasi untuk para pejuang antibullyingdi luar sana.
Foto: Viu
Menurut Yuki, kalo kita bisa dorong diri sendiri buat berpikir positif, pasti bisa menjadikan bahan bully sebagai angin lalu. "Intinya, harus bisa percaya diri dan cintai diri sendiri, biar gak gampang baper," tegasnya.
Kalo dari Anya, Valerie, dan Shindy, kita harus tetap tenang, coba saring informasi yang baik, gak usah ditanggepin atau dibalas. Tapi, misalnya sangat mengganggu, kita bisa memblokir akun si pelaku.
Apalagi, sebagai seleb, mereka menyadari netizen hobi banget mengamati perilaku mereka sehari-hari, dan jadi lebih rentan kena cyberbullying saat harapan netizen gak sesuai dengan realita sang seleb idola.
Terus, gimana, sih, cara mereka buat ngelawan cyberbullying? Yuki, Anya, Valerie, Shindy, dan Wulan kompak berpesan untuk sebisa mungkin tetap cuek aja. Kuatkan diri sendiri, cari sistem pendukung dari keluarga, sahabat, atau lingkungan sekitar.
"Pelaku cyberbullying biasanya cuma sirik, ikut-ikutan, nyari pelampiasan karena mau balas dendam, dan termasuk bagian dari budaya yang susah diilangin. Jadi, emang pertahanan diri sendiri yang harus kuat," ujar Anya Geraldine.
Sebelum diskusi berakhir, para pemain dan narasumber menyampaikan pesan motivasi untuk para pejuang antibullyingdi luar sana.
Foto: Viu
Menurut Yuki, kalo kita bisa dorong diri sendiri buat berpikir positif, pasti bisa menjadikan bahan bully sebagai angin lalu. "Intinya, harus bisa percaya diri dan cintai diri sendiri, biar gak gampang baper," tegasnya.
Kalo dari Anya, Valerie, dan Shindy, kita harus tetap tenang, coba saring informasi yang baik, gak usah ditanggepin atau dibalas. Tapi, misalnya sangat mengganggu, kita bisa memblokir akun si pelaku.
Lihat Juga :