Sang Abang Tak Miliki Firasat Apapun Sebelum Hubert Henry Tutup Usia
Sabtu, 24 April 2021 - 15:44 WIB
Kakak tertua Hubert Henry, John Limahelu menyebutkan jika adiknya tersebut tidak mengidap penyakit kronis, hanya saja Henry pernah terserang bronkitis. / Foto: Instagram @boomerang_official
SURABAYA - Musisi asal Surabaya, Hubert Henry Limahelu mengembuskan napas terakhirnya, Sabtu (24/4) pukul 8.15 WIB. "Last man standing" band cadas Boomerang itu meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Husada Utama Surabaya.
Baca juga: Suasana Duka Selimuti Rumah Hubert Henry, Pembetot Bas Boomerang
Suasana duka tampak menyelimuti rumah di Jalan Kalongan Kidul II/9, Kelurahan Krembangan Selatan, Kecamatan Krembangan, Surabaya . Ya, di sinilah bapak tiga anak itu lahir dan menghabiskan sebagian besar hidupnya.
Di ruang tamu tempat pemain bas kelahiran 8 September 1968 itu disemayamkan, penuh dengan saudara dan kolega. Secara bergantian, mereka memberi dukungan moril pada istri Henry. Beberapa orang lainnya sibuk memasang tenda agar rumah duka tidak terasa panas oleh sengatan matahari.
John Limahelu, kakak tertua Henry, saat ditemui di rumah duka mengatakan, adiknya tersebut tidak mengidap penyakit kronis. Hanya saja Henry pernah terserang bronkitis.
"Sebelum dibawa ke rumah sakit, Henry sempat pingsan. Itu pada Selasa (13/4) malam. Dia waktu bersama teman-temannya di Krembangan. Saat pingsan, Henry dibawa ke Pusura hingga kemudian dibawa ke RS Husada Utama," kata John Limahelu.
Baca juga: Suasana Duka Selimuti Rumah Hubert Henry, Pembetot Bas Boomerang
Suasana duka tampak menyelimuti rumah di Jalan Kalongan Kidul II/9, Kelurahan Krembangan Selatan, Kecamatan Krembangan, Surabaya . Ya, di sinilah bapak tiga anak itu lahir dan menghabiskan sebagian besar hidupnya.
Di ruang tamu tempat pemain bas kelahiran 8 September 1968 itu disemayamkan, penuh dengan saudara dan kolega. Secara bergantian, mereka memberi dukungan moril pada istri Henry. Beberapa orang lainnya sibuk memasang tenda agar rumah duka tidak terasa panas oleh sengatan matahari.
John Limahelu, kakak tertua Henry, saat ditemui di rumah duka mengatakan, adiknya tersebut tidak mengidap penyakit kronis. Hanya saja Henry pernah terserang bronkitis.
"Sebelum dibawa ke rumah sakit, Henry sempat pingsan. Itu pada Selasa (13/4) malam. Dia waktu bersama teman-temannya di Krembangan. Saat pingsan, Henry dibawa ke Pusura hingga kemudian dibawa ke RS Husada Utama," kata John Limahelu.
Lihat Juga :