Konsumsi Wortel Bisa Turunkan Risiko Kelahiran Prematur
Jum'at, 22 Mei 2020 - 11:30 WIB
Menurut Gete, memulai diet yang lebih sehat setelah bayi dikandung mungkin sudah terlambat karena bayi sepenuhnya terbentuk pada akhir trimester pertama. Profesor Gita Mishra menjelaskan bahwa penelitian ini menyarankan intervensi diet dan strategi mengubah perilaku yang mungkin membantu ketika wanita mulai berpikir tentang memiliki bayi.
"Orang yang lahir prematur menghadapi risiko lebih besar terkena penyakit metabolik dan kronis di masa dewasa, serta perkembangan kognitif dan kinerja akademik yang buruk," jelas Profesor Mishra.
Kelahiran prematur merupakan kelahiran sebelum usia kehamilan 37 minggu, adalah penyebab utama kematian pada anak-anak Australia dan memengaruhi 8,5% kelahiran setiap tahun, sebuah angka yang cenderung naik ke atas.
"Orang yang lahir prematur menghadapi risiko lebih besar terkena penyakit metabolik dan kronis di masa dewasa, serta perkembangan kognitif dan kinerja akademik yang buruk," jelas Profesor Mishra.
Kelahiran prematur merupakan kelahiran sebelum usia kehamilan 37 minggu, adalah penyebab utama kematian pada anak-anak Australia dan memengaruhi 8,5% kelahiran setiap tahun, sebuah angka yang cenderung naik ke atas.
(tdy)
Lihat Juga :