Cinta Bumi, Negara Maju Sudah Adopsi Detergen Berbahan Tumbuhan
Selasa, 04 Mei 2021 - 20:47 WIB
MES merupakan salah satu bahan berbasis oleochemical atau minyak nabati yang biasanya berasal dari kelapa, kacang kedelai, dan sawit. Bahan tersebut tentu lebih ramah terhadap kulit, terutama bagi yang memiliki kulit cenderung sensitif. Karena faktanya, LABSA untuk pemakaian jangka panjang dapat menyebabkan kulit menjadi panas, kasar hingga mengelupas.
Di negara-negara maju sudah banyak yang menggunakan dan mempercayai bahan MES ini karena berbagai kelebihannya. Selain ramah lingkungan karena termasuk bahan yang mudah terurai, bahan MES juga dinilai lebih hemat, dapat bersinergi dengan baik jika dikombinasikan dengan surfaktan lain dalam proses pembuatannya, serta sudah teruji memiliki tingkat deterjensi yang lebih baik dibandingkan LABSA.
Deterjen berbahan aktif tumbuhan tanpa LABSA adalah solusi yang tepat untuk menghindari tangan kita menjadi panas dan kasar, sekaligus menjaga kelestarian bumi. Jika di luar negeri deterjen berbahan aktif tumbuhan sudah sering digunakan, bagaimana dengan di Indonesia?
Di negara-negara maju sudah banyak yang menggunakan dan mempercayai bahan MES ini karena berbagai kelebihannya. Selain ramah lingkungan karena termasuk bahan yang mudah terurai, bahan MES juga dinilai lebih hemat, dapat bersinergi dengan baik jika dikombinasikan dengan surfaktan lain dalam proses pembuatannya, serta sudah teruji memiliki tingkat deterjensi yang lebih baik dibandingkan LABSA.
Deterjen berbahan aktif tumbuhan tanpa LABSA adalah solusi yang tepat untuk menghindari tangan kita menjadi panas dan kasar, sekaligus menjaga kelestarian bumi. Jika di luar negeri deterjen berbahan aktif tumbuhan sudah sering digunakan, bagaimana dengan di Indonesia?
(tsa)
Lihat Juga :