Terus Merugi, SM dan YG Entertainment Terlempar dari Daftar Perusahaan Superior

Kamis, 06 Mei 2021 - 11:02 WIB


Foto: YG Entertainment


Sementara YG Entertainment dengan bisnis utama produksi dan manajemen album, juga mengalami hal yang sama. Pada 2018, laba operasi mencatat 17,6 miliar won, lalu turun menjadi 7,6 miliar won pada 2019, dan 7,7 miliar won pada 2020. Ada penurunan hingga 10 miliar won yang membuatnya menjadi tidak memenuhi standar perusahaan "sangat baik".

Dengan turun statusnya dua perusahaan "Big 3" dalam industri K-pop, kini tinggal JYP Entertainment yang berada dalam status perusahaan Superior.

Baca Juga: 8 Perbedaan antara Industri K-Pop dan Musik Amerika

Adapun HYBE tidak terdaftar di KOSDAQ, melainkan di Korea Composite Stock Price Index (KOSPI). Ini adalah bursa untuk perusahaan-perusahaan raksasa dan global. Samsung dan Kakao termasuk berada dalam bursa ini.
(ita)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!