Girls In Tech Upaya Dukung Kaum Hawa Lebih Dapat Berpartisipasi dalam Teknologi
Jum'at, 07 Mei 2021 - 01:02 WIB
Girls In Tech Indonesia didirikan guna menciptakan lebih banyak peluang bagi perempuan untuk lebih dapat berpartisipasi dalam teknologi. / Foto: ist
JAKARTA - Raden Ajeng Kartini dikenal sebagai sosok pahlawan yang memperjuangkan kesetaraan gender agar perempuan memiliki hak yang sama untuk belajar dan berkembang, terutama pendidikan. Terinspirasi dari pahlawan wanita itu, Girls In Tech Indonesia pun didirikan guna menciptakan lebih banyak peluang bagi perempuan untuk lebih dapat berpartisipasi dalam teknologi .
Baca juga: Bikin Pangling! Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Jadi Model Catwalk Bak Model Profesional
Dimulai Desember tahun lalu, program beasiswa Girls In Tech berakhir April lalu. Sebagai hasil akhir, program yang diinisiasi GIT Indonesia, Education New Zealand, dan Hacktiv8 mengumumkan tiga outstanding recipients atau penerima beasiswa dengan hasil yang memuaskan, yakni Nurulita Aida Rahmasari, Riza Tri Wulaningrum, dan Linda Oktavianty, dari total 18 perempuan penerima beasiswa.
Tiga perempuan tersebut dan penerima beasiswa lainnya kemudian membagikan pengalaman belajar mereka di Tech Talks Vol. 1,2 dan 3, rangkaian presentasi ditampilkan dengan gaya Pecha Kucha, dan disiarkan langsung pada 24, 25 April, dan 1 Mei 2021 melalui zoom.
Baca juga: Bikin Pangling! Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Jadi Model Catwalk Bak Model Profesional
Dimulai Desember tahun lalu, program beasiswa Girls In Tech berakhir April lalu. Sebagai hasil akhir, program yang diinisiasi GIT Indonesia, Education New Zealand, dan Hacktiv8 mengumumkan tiga outstanding recipients atau penerima beasiswa dengan hasil yang memuaskan, yakni Nurulita Aida Rahmasari, Riza Tri Wulaningrum, dan Linda Oktavianty, dari total 18 perempuan penerima beasiswa.
Tiga perempuan tersebut dan penerima beasiswa lainnya kemudian membagikan pengalaman belajar mereka di Tech Talks Vol. 1,2 dan 3, rangkaian presentasi ditampilkan dengan gaya Pecha Kucha, dan disiarkan langsung pada 24, 25 April, dan 1 Mei 2021 melalui zoom.
Lihat Juga :