Di Balik Kesuksesan Chef Renatta Moeloek, Pernah Ditolak Kerja hingga Alami Luka Bakar saat Masak
Senin, 31 Mei 2021 - 17:05 WIB
“Tiba-tiba gue ditawari jadi juri. Saat itu gue nggak langsung bilang iya karena sempat kepikiran, tujuan gue masih mau keprivate dining, masih mau kerja di restoran. Jadi, gue takut dia (MasterChef Indonesia) malah membelokkan karier gue,” ujarnya ketika ditanya Chef Arnold di channel channel YouTube Chef Arnold Poernomo episode berjudulHarta, Tahta, Renattayang dikutip SINDOnews.com, Senin (31/5)
Menurut chef muda kelahiran 17 Maret 1994 ini, menjadi juru masak selebriti dan juru masak betulan yang bekerja di industri makanan sangat berbeda. Hal inilah yang sempat membuatnya ragu-ragu karena ia harus membagi tugas. “Sekarang kerjaan gue jadi lebih terbagi. Kerja di industri, di restoran, sama kerja jadi selebriti chef itu kan beda total ya.It’s two different world. Nggak bisa disamain sama sekali,” ungkapnya.
Sebelum menapaki tangga kesuksesan seperti sekarang, kisah hidup Chef Renatta penuh dengan lika-liku. Ia banyak mengalami hal pahit seperti misalnya, ia pernah mengalami kecelakaan di dapur hingga membuat perutnya terbakar. Kejadian itu dialaminya pada tahun 2016. Kala itu, Chef Renatta yang baru memulai pendidikan di Le Cordon Bleu Culinary Arts, sekolah masak bergengsi di Perancis tengah memasak mi instan.
Renatta Moeloek tak menyadari apabila tabung gas yang ada di dapur apartemennya bocor hingga akhirnya meledak. Alhasil, perutnya pun terbakar dan dia segera dilarikan ke rumah sakit. Ia dirawat di ruang isolasi rumah sakit hingga 2 bulan lamanya dan menjalani masa pemulihan nyaris satu tahun. Hingga kini bekas luka bakar itu tetap ada di perutnya. “Trauma melihat kompor dan api sih enggak. Tapi, kalau ada bau gas bocor gue pasti mundur-mundur dikit. Jadinya lebihcarefulsekarang,” katanya.
Selain mengalami cedera luka bakar, Chef Renatta juga pernah memiliki pengalaman tak menyenangkan dalam dunia pekerjaan. Kala itu, setelah lulus pada tahun 2018, dia sempat ditawari bekerja di sebuah restoran ternama di Selandia Baru. “I wanna try New Zealand. Gue Apply, gueinterviewsampaivideo call, sudah tanda tangan kontrak segala macem.Done.Tapi gue harus balik ke Jakarta untuk pengurusan visa gue,” katanya.
Menurut chef muda kelahiran 17 Maret 1994 ini, menjadi juru masak selebriti dan juru masak betulan yang bekerja di industri makanan sangat berbeda. Hal inilah yang sempat membuatnya ragu-ragu karena ia harus membagi tugas. “Sekarang kerjaan gue jadi lebih terbagi. Kerja di industri, di restoran, sama kerja jadi selebriti chef itu kan beda total ya.It’s two different world. Nggak bisa disamain sama sekali,” ungkapnya.
Sebelum menapaki tangga kesuksesan seperti sekarang, kisah hidup Chef Renatta penuh dengan lika-liku. Ia banyak mengalami hal pahit seperti misalnya, ia pernah mengalami kecelakaan di dapur hingga membuat perutnya terbakar. Kejadian itu dialaminya pada tahun 2016. Kala itu, Chef Renatta yang baru memulai pendidikan di Le Cordon Bleu Culinary Arts, sekolah masak bergengsi di Perancis tengah memasak mi instan.
Renatta Moeloek tak menyadari apabila tabung gas yang ada di dapur apartemennya bocor hingga akhirnya meledak. Alhasil, perutnya pun terbakar dan dia segera dilarikan ke rumah sakit. Ia dirawat di ruang isolasi rumah sakit hingga 2 bulan lamanya dan menjalani masa pemulihan nyaris satu tahun. Hingga kini bekas luka bakar itu tetap ada di perutnya. “Trauma melihat kompor dan api sih enggak. Tapi, kalau ada bau gas bocor gue pasti mundur-mundur dikit. Jadinya lebihcarefulsekarang,” katanya.
Selain mengalami cedera luka bakar, Chef Renatta juga pernah memiliki pengalaman tak menyenangkan dalam dunia pekerjaan. Kala itu, setelah lulus pada tahun 2018, dia sempat ditawari bekerja di sebuah restoran ternama di Selandia Baru. “I wanna try New Zealand. Gue Apply, gueinterviewsampaivideo call, sudah tanda tangan kontrak segala macem.Done.Tapi gue harus balik ke Jakarta untuk pengurusan visa gue,” katanya.
Lihat Juga :