Survei Ungkap 1 dari 3 Perempuan Indonesia Jadi Korban Kekerasan

Selasa, 08 Juni 2021 - 12:20 WIB
Data di atas, bertambah miris dengan tambahan fakta bahwasanya menurut catatan data tahunan Komnas Perempuan Indonesia 2020, selama 12 tahun terakhir, tindak kekerasan terhadap perempuan di Indonesia melonjak hingga delapan kali lipat, tepatnya 79,2 persen.

Sementara dari survey nasional pengalaman hidup anak dan remaja 2018, ditemukan dua dari tiga anak baik itu laki-laki mau pun perempuan dari rentang usia 13 sampai 17 tahun di Indonesia, pernah mengalami kekerasan baik secara fisik, emosional dan seksual.

Permasalahan anak-anak dan perempuan terutama di masa pandemi Covid-19 ini adalah masalah besar dan jadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Menteri Bintang mengatakan, salah satu solusinya bisa dimulai dari akar rumput yakni pengelolaan desa yang ramah perempuan dan anak. Mengingat desa adalah ujung tombak dari pembangunan nasional.

Baca Juga : Usai Dikecam Gara-Gara Wafat sang Ayah Dijadikan Konten, Ria Ricis Disebut Kakak Ipar Rajin Sedekah

“74.961 desa di Indonesia jadi ujung tombak dalam pembangunan nasional. Desa yang ramah perempuan dan anak-anak, yakni desa yang mengintergrasikan perspektif gender dan hak anak baik dalam tata kelola pemerintahan desa, pembangunan, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat desa ini diharapkan bisa jadi episentrum baru bagi pembagunan yang berbasis pemenuhan hak perempuan dan anak,” pungkas Menteri Bintang.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!