Studi: Orang yang Sudah Divaksin Tetap Berisiko Terinfeksi COVID-19 Varian Delta
Senin, 14 Juni 2021 - 09:09 WIB
"Sepuluh pasien menerima Covishield (AZD1222), sementara 53 lainnya menerima Covaxin (BBV152), di mana 41 orang berjenis kelamin laki-laki dan 22 lain perempuan," tambah laporan tersebut.
Terkait dengan usia, rerata pasien berusia 21 hingga 92 tahun. Dari kesemuanya diketahui tak ada penyakit penyerta yang dapat memperberat risiko penularan.
Laporan lebih lanjut menyatakan bahwa tidak ada laporan kematian dalam ukuran sampel 63 orang ini, meskipun hampir semua kasus melaporkan demam tinggi yang tak kunjung reda selama 5 hingga 7 hari paska vaksinasi.
Baca Juga: Peneliti Temukan Kaitan Kesehatan mulut dan Infeksi Covid-19
"Viral load pada saat diagnosis berstatus tinggi pada semua pasien, terlepas dari status vaksinasi ataupun jenis vaksin yang diterima. Perjalanan awal penyakit dimulai dengan demam non-remisi tingkat tinggi berlangsung selama 5-7 hari, mirip dengan presentasi klinis pada pasien yang tak menerima vaksinasi," ungkap laporan studi.
Terkait dengan usia, rerata pasien berusia 21 hingga 92 tahun. Dari kesemuanya diketahui tak ada penyakit penyerta yang dapat memperberat risiko penularan.
Laporan lebih lanjut menyatakan bahwa tidak ada laporan kematian dalam ukuran sampel 63 orang ini, meskipun hampir semua kasus melaporkan demam tinggi yang tak kunjung reda selama 5 hingga 7 hari paska vaksinasi.
Baca Juga: Peneliti Temukan Kaitan Kesehatan mulut dan Infeksi Covid-19
"Viral load pada saat diagnosis berstatus tinggi pada semua pasien, terlepas dari status vaksinasi ataupun jenis vaksin yang diterima. Perjalanan awal penyakit dimulai dengan demam non-remisi tingkat tinggi berlangsung selama 5-7 hari, mirip dengan presentasi klinis pada pasien yang tak menerima vaksinasi," ungkap laporan studi.
(tsa)
Lihat Juga :