Seni Partisipatoris Merajut Kebersamaan di Masa Pandemi

Senin, 14 Juni 2021 - 00:12 WIB
Kegiatan yang berlangsung selama 11-12 Juni itu menghasilkan puluhan karya seni. Yakni, beberapa lukisan berukuran 50 x 60 cm yang merupakan kolaborasi anak-anak, orang tua dan tutor. Kemudian dua karya lukisan berukuran jumbo yakni 140 x 180 cm, dan juga tujuh lukisan karya dari seniman Sanggar Olah Seni.

"Total ada 25 lukisan kolaborasi. Nantinya akan kita pamerkan di Imah Budaya, juga rumah-rumah warga agar cinta dunia seni dan menggerakkan ekonomi," katanya.

Ditambahkannya, seni partisipatoris disambut antusias oleh masyarakat karena bisa berkolaborasi dengan seniman dan pegiat seni lainnya. Selain itu dengan workshop, mereka bisa belajar karena disediakan tutor, juga dapat menuangkan ide-idenya yang bermanfaat dalam bentuk karya seni yang bisa dinikmati orang lain.

"Satu kanvas dilukis dua hingga tiga anak, ada kebersamaan dan ikatan batin yang dibangun disitu. Ini penting di masa-masa seperti ini," jelasnya.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Bandung yang hadir dalam kegiatan itu turut memberikan sambutan positif. Dia berharap kegiatan semacam ini mampu membangkitkan ide-ide kreatif sehingga berdampak pada perekonomian warga sekitar.

"Karya seni termasuk dalam industri kreatif yang mampu menggerakkan ekonomi bangsa. Tidak boleh patah arang menghadapi kondisi saat ini. Karenanya kegiatan ini saya kira ini adalah terobosan dan membangun optimisme juga kebersamaan," kata Ketua Forum RW Kota Bandung, Benny Wijaya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!