Genjot Pemulihan Pariwisata, Sandiaga Berencana Bangun Travel Pattern
Selasa, 15 Juni 2021 - 22:47 WIB
Saat ini, pemerintah juga tengah mempersiapkan segala aspek dalam menyambut ajang World Superbike pada November 2021, serta Moto GP Mandalika 2022. Sehingga, Bima Raya, menurut Sandiaga, harus disiapkan sebagai destinasi yang juga akan mendapatkan limpahan dari peningkatan kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo dan Mandalika.
"Karena selain dengan Labuan Bajo, Bima itu justru memiliki proximity (kedekatan) dengan Mandalika, jadi kalau kita buat travel pattern ini sangat cocok dan bisa kita kembangkan," kata Sandiaga.
Dengan besarnya potensi pariwisata serta beragam produk ekonomi kreatif yang luar biasa, Kemenparekraf melalui Badan Otorita Labuan Bajo Flores akan menciptakan satu kegiatan yang mensinergikan antara Bima Raya dengan Labuan Bajo dan Mandalika, termasuk Pulau Satonda yang terhubung dengan Bali.
Keseluruhan destinasi pariwisata tersebut akan terhubung, mulai dari Bali, Bima Raya yang berada di Pulau Sumbawa, serta Labuan Bajo di Pulau Flores dan Mandalika di Pulau Lombok.
Di sisi lain, Kemenparekraf mengubah kolaborasi yang mencakup tiga konsep pemulihan setor pariwisata menjadi kolaboraksi. Salah satu konsep pariwisata yang dijalankan adalah pembentukan travel pattern dalam peningkatan kualitas dan keberlanjutan sektor pariwisata nasional.
"Karena selain dengan Labuan Bajo, Bima itu justru memiliki proximity (kedekatan) dengan Mandalika, jadi kalau kita buat travel pattern ini sangat cocok dan bisa kita kembangkan," kata Sandiaga.
Dengan besarnya potensi pariwisata serta beragam produk ekonomi kreatif yang luar biasa, Kemenparekraf melalui Badan Otorita Labuan Bajo Flores akan menciptakan satu kegiatan yang mensinergikan antara Bima Raya dengan Labuan Bajo dan Mandalika, termasuk Pulau Satonda yang terhubung dengan Bali.
Keseluruhan destinasi pariwisata tersebut akan terhubung, mulai dari Bali, Bima Raya yang berada di Pulau Sumbawa, serta Labuan Bajo di Pulau Flores dan Mandalika di Pulau Lombok.
Di sisi lain, Kemenparekraf mengubah kolaborasi yang mencakup tiga konsep pemulihan setor pariwisata menjadi kolaboraksi. Salah satu konsep pariwisata yang dijalankan adalah pembentukan travel pattern dalam peningkatan kualitas dan keberlanjutan sektor pariwisata nasional.
Lihat Juga :