Insomnia Tingkatkan Risiko Gula Darah Tinggi dan Diabetes Tipe 2
Jum'at, 25 Juni 2021 - 10:47 WIB
Insomnia Tingkatkan Risiko Gula Darah Tinggi dan Diabetes Tipe 2. Foto/Express.
JAKARTA - Insomnia meningkatkan risiko gula darah tinggi dan risiko terkena diabetes tipe 2 . Ada korelasi langsung antara jumlah tidur seseorang dan kadar gula darahnya. Faktanya, saat jumlah tidur berkurang, maka gula darah seseorang meningkat.
Kurang tidur atau insomnia dapat memiliki efek mendalam pada kesehatan seseorang. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Diabetes Metabolism Research and Review menemukan bahwa mereka yang menderita insomnia memiliki risiko terkena diabetes tipe 2.
Studi ini menemukan bahwa orang yang lebih muda, mereka yang berusia di bawah 40 tahun, sangat rentan terkena diabetes jika mengalami insomnia terus-menerus.
Dilansir dari Express, Jumat (25/6) tercatat dari penelitian bahwa risiko diabetes 16% lebih tinggi pada mereka yang menderita insomnia dibandingkan dengan subjek pembanding.
Kelompok usia 40 tahun dan di bawah dengan insomnia adalah 31% lebih mungkin untuk mengalami diabetes dibandingkan mereka usia 40 tahun dan di bawah tanpa insomnia.
Kurang tidur atau insomnia dapat memiliki efek mendalam pada kesehatan seseorang. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Diabetes Metabolism Research and Review menemukan bahwa mereka yang menderita insomnia memiliki risiko terkena diabetes tipe 2.
Studi ini menemukan bahwa orang yang lebih muda, mereka yang berusia di bawah 40 tahun, sangat rentan terkena diabetes jika mengalami insomnia terus-menerus.
Dilansir dari Express, Jumat (25/6) tercatat dari penelitian bahwa risiko diabetes 16% lebih tinggi pada mereka yang menderita insomnia dibandingkan dengan subjek pembanding.
Kelompok usia 40 tahun dan di bawah dengan insomnia adalah 31% lebih mungkin untuk mengalami diabetes dibandingkan mereka usia 40 tahun dan di bawah tanpa insomnia.
Lihat Juga :