KolaWork Berharap Bisa Jadi Alternatif Solusi Transformasi Digital
Sabtu, 26 Juni 2021 - 05:28 WIB
Kecepatan proses inovasi dan adaptasi tersebut memerlukan landasan data yang komprehensif sehingga tidak salah arah dalam pengambilan keputusan. / Foto: ilustrasi/ist
JAKARTA - Di masa pandemi seperti sekarang ini, perusahaan dan lembaga dituntut agar lebih inovatif dan adaptif. Kecepatan proses inovasi dan adaptasi tersebut memerlukan landasan data yang komprehensif sehingga tidak salah arah dalam pengambilan keputusan. Hanya saja, sebagian besar perusahaan mengalami kesulitan untuk melakukan transformasi digital untuk beradaptasi dengan perkembangan situasi.
Baca juga: Gunakan 2 Masker Bantu Lindungi Diri dari Varian Delta
Salah satu permasalahan yang utama adalah tercecernya data-data di lingkungan perusahaan atau lembaga tersebut. Tercecernya data ini diakibatkan banyaknya sumber data dan aplikasi yang digunakan perusahaan tersebut. Hal ini mengakibatkan pengambilan keputusan menjadi sulit dan memakan waktu yang lama karena perusahaan harus secara manual melihat semua data yang tercecer tersebut.
Unifikasi data atau satu data adalah salah satu solusi nyata, hanya saja proses unifikasi data di perusahaan sangatlah sulit. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti proses integrasi data dari berbagai macam aplikasi cenderung lama dan memerlukan perombakan sistem atau pembuatan sistem baru. Lalu, data-data yang tidak standar di antara berbagai divisi di dalam perusahaan itu sendiri sehingga menyulitkan proses unifikasi. Terakhir, mahalnya biaya proses integrasi data dari berbagai aplikasi perusahaan dan jarangnya sumber daya operator data yang andal di Indonesia.
Baca juga: Gunakan 2 Masker Bantu Lindungi Diri dari Varian Delta
Salah satu permasalahan yang utama adalah tercecernya data-data di lingkungan perusahaan atau lembaga tersebut. Tercecernya data ini diakibatkan banyaknya sumber data dan aplikasi yang digunakan perusahaan tersebut. Hal ini mengakibatkan pengambilan keputusan menjadi sulit dan memakan waktu yang lama karena perusahaan harus secara manual melihat semua data yang tercecer tersebut.
Unifikasi data atau satu data adalah salah satu solusi nyata, hanya saja proses unifikasi data di perusahaan sangatlah sulit. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti proses integrasi data dari berbagai macam aplikasi cenderung lama dan memerlukan perombakan sistem atau pembuatan sistem baru. Lalu, data-data yang tidak standar di antara berbagai divisi di dalam perusahaan itu sendiri sehingga menyulitkan proses unifikasi. Terakhir, mahalnya biaya proses integrasi data dari berbagai aplikasi perusahaan dan jarangnya sumber daya operator data yang andal di Indonesia.
Lihat Juga :