KolaWork Berharap Bisa Jadi Alternatif Solusi Transformasi Digital
Sabtu, 26 Juni 2021 - 05:28 WIB
Tak heran, pemerintah, dalam rangka meningkatkan efektivitas penyelenggara negara, pada 2019 telah meluncurkan Peraturan Presiden nomor 39 tahun 2019 Tentang Satu Data Indonesia. Peraturan ini tentunya dibuat dengan alasan yang kuat karena adanya masalah tercecernya data di lingkungan pemerintahan.
Harapannya dengan Perpres No. 39 tahun 2019 ini dapat membantu mempercepat transformasi satu data di lingkungan pemerintahan. KolaWork.com hadir sebagai platform 100% karya anak bangsa yang berusaha membantu mengakselerasi transformasi digital perusahaan secara mudah dan murah.
KolaWork melakukannya dengan tiga fitur utama, yaitu platform unifikasi data, platform kolaborasi data, serta platform visualisasi data, data-driven document, dan pusat kendali.
"Kami berharap KolaWork bisa membantu para profesional di Indonesia dan menjadi alternatif solusi lokal untuk mengakselerasi transformasi digital. Kami juga berharap semoga dengan banyaknya solusi lokal dan adopsi yang baik oleh masyarakat, Indonesia akan lebih cepat mencapai swasembada digital," ujar Co-founder dan CEO KolaWork, Bachtiar Rifai dalam keterangan tertulisnya, Jumat (25/6).
Saat ini, kata Bachtiar, KolaWork.com tersedia dalam penyimpanan berbasis awan (cloud) yang dapat dipakai gratis oleh siapapun. Selain penyimpanan berbasis awan, aplikasi KolaWork juga dapat pasang di server mandiri (on-premise). "Server on-premise ini memudahkan korporasi untuk menjaga setiap data penting perusahaan supaya tetap berada di server perusahaan tersebut," lanjutnya.
Harapannya dengan Perpres No. 39 tahun 2019 ini dapat membantu mempercepat transformasi satu data di lingkungan pemerintahan. KolaWork.com hadir sebagai platform 100% karya anak bangsa yang berusaha membantu mengakselerasi transformasi digital perusahaan secara mudah dan murah.
KolaWork melakukannya dengan tiga fitur utama, yaitu platform unifikasi data, platform kolaborasi data, serta platform visualisasi data, data-driven document, dan pusat kendali.
"Kami berharap KolaWork bisa membantu para profesional di Indonesia dan menjadi alternatif solusi lokal untuk mengakselerasi transformasi digital. Kami juga berharap semoga dengan banyaknya solusi lokal dan adopsi yang baik oleh masyarakat, Indonesia akan lebih cepat mencapai swasembada digital," ujar Co-founder dan CEO KolaWork, Bachtiar Rifai dalam keterangan tertulisnya, Jumat (25/6).
Saat ini, kata Bachtiar, KolaWork.com tersedia dalam penyimpanan berbasis awan (cloud) yang dapat dipakai gratis oleh siapapun. Selain penyimpanan berbasis awan, aplikasi KolaWork juga dapat pasang di server mandiri (on-premise). "Server on-premise ini memudahkan korporasi untuk menjaga setiap data penting perusahaan supaya tetap berada di server perusahaan tersebut," lanjutnya.
Lihat Juga :