Drama Korea Dulu dan Kini, dari Biaya Produksi Fantastis hingga Kecelakaan Kerja Fatal
Rabu, 30 Juni 2021 - 18:40 WIB
Produksi drama Korea berkembang sangat pesat, tidak hanya dari biaya produksi tapi juga pangsa pasarnya. Foto/Netflix
SEOUL - Drama Korea dikenal punya nilai produksi yang tinggi karena dibuat dengan serius, tak kalah dengan produksi para sineas Hollywood.
Dua dekade lalu, saat cuma ada tiga stasiun televisi yang menayangkan drama , yaitu KBS, SBS dan MBC, biaya produksi drama televisi adalah 36,5 juta won (Rp470 juta) per episode. Namun kini, angkanya melejit menjadi rata-rata 700 juta won (Rp9 miliar). Namun kalau layanan streaming ikut dimasukkan, maka rata-rata mungkin akan lebih tinggi.
DULU DAN SEKARANG
Mengutip South China Morning Post , pada era 2000-an, genre drama Korea masih terbatas, seperti drama romantis, drama keluarga dan beberapa drama sageuk . Gaji aktor hanya menyumbang 10% dari anggaran. Persaingan juga relatif rendah, dan produksi berjalan dengan mudah.
Namun, kini semua sudah sangat berbeda. Bintang atau aktor drama mendapat persentase yang lebih tinggi dari keseluruhan anggaran produksi. Produksinya juga lebih ambisius, dengan menyasar penonton global. Belum lagi permintaan efek visual fantastis
Foto: tvN
Pada tahun 2008, biaya rata-rata sebuah episode drama melonjak menjadi lebih dari 100 juta won (Rp1,2 miliar). Pada 2015, saluran televisi kabel seperti tvN, JTBC, dan OCN menjadi pemain utama dan angka produksi melonjak hingga 400 juta won (Rp5,1 miliar) per episode.
Baca Juga: 6 Kali BTS 'Muncul' dalam Drama Korea Populer, dari 'Descendants' hingga 'Crash Landing'
DRAMA-DRAMA BERBIAYA FANTASTIS
Persaingan menyebabkan pengeluaran besar pada beberapa drama Korea. Biaya tersebut digunakan untuk menciptakan efek visual yang lebih canggih, membayar sederet bintang papan atas sebagai pemeran utama, serta pemilihan lokasi syuting. Berikut ini ada sederet drama Korea yang diproduksi dengan biaya yang fantastis.
1. Mr Sunshine (2018)
Dua dekade lalu, saat cuma ada tiga stasiun televisi yang menayangkan drama , yaitu KBS, SBS dan MBC, biaya produksi drama televisi adalah 36,5 juta won (Rp470 juta) per episode. Namun kini, angkanya melejit menjadi rata-rata 700 juta won (Rp9 miliar). Namun kalau layanan streaming ikut dimasukkan, maka rata-rata mungkin akan lebih tinggi.
DULU DAN SEKARANG
Mengutip South China Morning Post , pada era 2000-an, genre drama Korea masih terbatas, seperti drama romantis, drama keluarga dan beberapa drama sageuk . Gaji aktor hanya menyumbang 10% dari anggaran. Persaingan juga relatif rendah, dan produksi berjalan dengan mudah.
Namun, kini semua sudah sangat berbeda. Bintang atau aktor drama mendapat persentase yang lebih tinggi dari keseluruhan anggaran produksi. Produksinya juga lebih ambisius, dengan menyasar penonton global. Belum lagi permintaan efek visual fantastis
Foto: tvN
Pada tahun 2008, biaya rata-rata sebuah episode drama melonjak menjadi lebih dari 100 juta won (Rp1,2 miliar). Pada 2015, saluran televisi kabel seperti tvN, JTBC, dan OCN menjadi pemain utama dan angka produksi melonjak hingga 400 juta won (Rp5,1 miliar) per episode.
Baca Juga: 6 Kali BTS 'Muncul' dalam Drama Korea Populer, dari 'Descendants' hingga 'Crash Landing'
DRAMA-DRAMA BERBIAYA FANTASTIS
Persaingan menyebabkan pengeluaran besar pada beberapa drama Korea. Biaya tersebut digunakan untuk menciptakan efek visual yang lebih canggih, membayar sederet bintang papan atas sebagai pemeran utama, serta pemilihan lokasi syuting. Berikut ini ada sederet drama Korea yang diproduksi dengan biaya yang fantastis.
1. Mr Sunshine (2018)
Lihat Juga :