Ivermectin Obat Keras, BPOM Ingatkan Masyarakat agar Tidak Sembarangan

Jum'at, 02 Juli 2021 - 20:08 WIB
Pembelian dan penggunaan obat ini pun jadi sangat masif gegara banyak public figure merekomendasikannya. / Foto: ilustrasi/ist
JAKARTA - Beredar kabar di media sosial obat Ivermectin laku keras. Pembelian dan penggunaan obat ini pun jadi sangat masif gegara banyak public figure merekomendasikannya.

Baca juga: Berbasis mRNA, Vaksin Moderna Disebut Efektif Melawan Varian Delta



Tak hanya banyak yang beli, dari unggahan akun Twitter epidemiolog Pandu Riono, @drpriono1, terlihat bahwa Ivermectin harganya langsung menjulang tinggi. Diperkirakan, kenaikan harganya sebanyak 25 kali lipat.

Padahal, Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM ) sangat tegas mengatakan bahwa obat keras, termasuk di dalamnya antivirus, antiparasit, dan antibiotik, semua itu penggunaannya harus tepat, tidak boleh sembarangan.

"Mengimbau pada masyarakat agar hati-hati dalam mengonsumsi obat-obatan dalam upaya pengobatan Covid-19," kata Kepala BPOM Penny K. Lukito, dalam keterangan resminya, Jumat (2/7).

"Penggunaan obat-obat seperti antivirus, antiparasit, dan antibiotik yang merupakan obat keras, harus berdasarkan petunjuk dokter yang diperoleh bisa melalui konsultasi secara langsung maupun telemedis," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!