Indonesia Juara 1 Kasus Baru Covid-19 Terbanyak di Dunia
Sabtu, 17 Juli 2021 - 15:30 WIB
Dalam postingan Instagram, ia menceritakan pesan-pesan yang masuk ke media sosialnya terkait dengan penyebaran hoaks di masyarakat. Fajri mengaku merasa prihatin dengan banyaknya kabar hoaks yang membuat pandemi semakin banyak memakan korban. Padahal para tenaga kesehatan tengah berjibaku membantu masyarakat untuk mengatasi pandemi Covid-19 .
“Hoaks memang semenyeramkan itu. Mau disangkal bagaimanapun juga, Covid-19 memang berbahaya. Walau ada 90% yang sembuh, tapi ada 2,7% orang yang meninggal. Kalau hoaks semakin menyebar, otomatis akan semakin banyak juga orang yang akan meninggal. Jadi, jari penyebar hoaks bisa menjadi pembunuh manusia lainnya,” tambah Fajri.
Baca Juga : Diabetes Tipe 2, 3 Sensasi Gula Darah Tinggi di Kaki Perlu Penanganan Dokter
“Mau nggak percaya corona, mau lelah atau apapun itu, nyatanya RS semakin penuh dan kasus meninggal di rumah atau di jalan semakin banyak juga kan? Nakes semakin berjibaku kelelahan bahkan meninggal, penyebar hoaks lagi menikmati traffic,” tuntasnya.
“Hoaks memang semenyeramkan itu. Mau disangkal bagaimanapun juga, Covid-19 memang berbahaya. Walau ada 90% yang sembuh, tapi ada 2,7% orang yang meninggal. Kalau hoaks semakin menyebar, otomatis akan semakin banyak juga orang yang akan meninggal. Jadi, jari penyebar hoaks bisa menjadi pembunuh manusia lainnya,” tambah Fajri.
Baca Juga : Diabetes Tipe 2, 3 Sensasi Gula Darah Tinggi di Kaki Perlu Penanganan Dokter
“Mau nggak percaya corona, mau lelah atau apapun itu, nyatanya RS semakin penuh dan kasus meninggal di rumah atau di jalan semakin banyak juga kan? Nakes semakin berjibaku kelelahan bahkan meninggal, penyebar hoaks lagi menikmati traffic,” tuntasnya.
(dra)
Lihat Juga :