Transplantansi Tinja Diklaim Bisa Bantu Obati Covid-19
Rabu, 21 Juli 2021 - 08:21 WIB
Baca Juga : Cara Mengobati Covid-19 di Rumah, Cuma dengan 4 Hal Ini
Kedua pasien dalam studi kasus ini pergi ke rumah sakit karena infeksi bakteri dan tidak menunjukkan gejala Covid-19 sampai mereka telah dirawat dan memulai perawatan transplantasi tinja untuk infeksi bakteri.
Pasien pertama dalam studi kasus ini adalah seorang pria berusia 80 tahun yang pertama kali dirawat di rumah sakit karena pneumonia dan sepsis, atau keracunan darah. Tetapi pria itu juga kebetulan terinfeksi C. diff, yang membuatnya menjalani transplantasi tinja.
Setelah memulai transplantasi, ia juga dinyatakan positif Covid-19 dan memulai pengobatan dengan plasma konvalesen dan obat antivirus yang dikenal sebagai Remdesivir. Remdesivir dapat mengarah pada perbaikan setelah rata-rata 10 hari, dan manfaat plasma konvalesen terbatas.
Namun yang mengejutkan, dua hari setelah diberi transplantasi tinja, gejala Covid-19 sembuh dan radang paru-paru tidak bertambah parah.
Kedua pasien dalam studi kasus ini pergi ke rumah sakit karena infeksi bakteri dan tidak menunjukkan gejala Covid-19 sampai mereka telah dirawat dan memulai perawatan transplantasi tinja untuk infeksi bakteri.
Pasien pertama dalam studi kasus ini adalah seorang pria berusia 80 tahun yang pertama kali dirawat di rumah sakit karena pneumonia dan sepsis, atau keracunan darah. Tetapi pria itu juga kebetulan terinfeksi C. diff, yang membuatnya menjalani transplantasi tinja.
Setelah memulai transplantasi, ia juga dinyatakan positif Covid-19 dan memulai pengobatan dengan plasma konvalesen dan obat antivirus yang dikenal sebagai Remdesivir. Remdesivir dapat mengarah pada perbaikan setelah rata-rata 10 hari, dan manfaat plasma konvalesen terbatas.
Namun yang mengejutkan, dua hari setelah diberi transplantasi tinja, gejala Covid-19 sembuh dan radang paru-paru tidak bertambah parah.
Lihat Juga :