Masalah Kulit Ini Bisa Muncul pada Pasien COVID-19
Jum'at, 23 Juli 2021 - 00:20 WIB
Dermatologis ZAP Clinic dr. Novi Junita, M Biomed, SpKK mengatakan, hingga kini belum diketahui secara pasti melalui jalur mana virus COVID-19 bisa menginfeksi kulit. Namun, salah satunya, virus ditengarai masuk melalui saluran napas dan mukosa, kemudian menyebar ke peredaran darah sistemik atau seluruh tubuh, yang disebut viremia.
“Normalnya, sepertiga dari peredaran darah sistemik ini akan disuplai ke dalam kulit, sehingga virus juga bisa ikut masuk ke dalam kulit atau disebut penyebaran secara hematogen,” kata dr. Novi Junita melalui siaran pers ZAP Clinic, Kamis (22/7).
Dia menjelaskan, kemungkinan lain adalah, virus masuk ke kulit melalui kontak langsung, di mana seseorang yang memiliki mikrolesi pada kulit bersentuhan langsung dengan droplet penderita COVID-19, misalnya ketika bersalaman.
Selain ruam kulit, gejala COVID-19 lain pada kulit yakni ‘covid toes’. Kondisi ini cukup sering ditemukan dan tandanya adalah jari-jari kaki terasa nyeri, gatal, bengkak, dan berwarna kemerahan hingga keunguan.
“Hal ini disebabkan oleh terjadinya thrombosis vasculopathy, yang menyebabkan peredaran darah di ujung jari terganggu sehingga suplai oksigen berkurang dan memicu inflamasi,” jelasnya.
“Normalnya, sepertiga dari peredaran darah sistemik ini akan disuplai ke dalam kulit, sehingga virus juga bisa ikut masuk ke dalam kulit atau disebut penyebaran secara hematogen,” kata dr. Novi Junita melalui siaran pers ZAP Clinic, Kamis (22/7).
Dia menjelaskan, kemungkinan lain adalah, virus masuk ke kulit melalui kontak langsung, di mana seseorang yang memiliki mikrolesi pada kulit bersentuhan langsung dengan droplet penderita COVID-19, misalnya ketika bersalaman.
Selain ruam kulit, gejala COVID-19 lain pada kulit yakni ‘covid toes’. Kondisi ini cukup sering ditemukan dan tandanya adalah jari-jari kaki terasa nyeri, gatal, bengkak, dan berwarna kemerahan hingga keunguan.
“Hal ini disebabkan oleh terjadinya thrombosis vasculopathy, yang menyebabkan peredaran darah di ujung jari terganggu sehingga suplai oksigen berkurang dan memicu inflamasi,” jelasnya.
Lihat Juga :