Pencernaan Semakin Sehat dengan Puasa Syawal

Kamis, 28 Mei 2020 - 08:26 WIB
Adapun puasa Syawal dikatakan Prof Ari adalah melanjutkan jadwal makan yang teratur selama puasa Ramadhan. Hal ini tentunya akan berdampak baik bagi kesehatan pencernaan. Adapun hal baik yang terjadi saat menjalankan puasa Ramadhan. Mulai dari kadar kolesterol jahat turun dan kadar kolesterol baik meningkat.

Kemudian juga orang yang memiliki masalah kencing manis, diungkapkan Prof Ari biasanya memiliki kadar gula lebih terkontrol. Sedangakn pasien hipertensi tecatat dibanyak penelitian bahwa memiliki tekanan darah yang juga terkontrol. (Baca juga; Tradisi Lebaran Unik di Berbagai Negara, Pelesir ke Pantai dan Ziarah Kubur )

"Pertama, kita sudah mencapai keteraturan makan dua kali, pagi dan malam. Kemudian juga kita mengurangi asupan kita dan yang terpenting kita melakukan pengendalian diri. Karena udah turun 3 kilo dan pertahankan 3 kilo itu. jangan jadi balik lagi ke berat badan semula," kata Prof Ari.

Dengan kata lain, puasa Syawal memberikan kesempatan untuk semua orang menjalankan hidup lebih sehat lagi. "Obesitas itu bisa menjadi masalah termasuk juga berhubungan dengan Covid-19. Jadi ini kesempatan kita untuk lebih sehat dan juga LDL itu harus dijaga terus, goreng-gorengan dan lemak tadi karena berhubungan dengan jantung," tandasnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!