Ibu Positif Covid-19 Tetap Bisa Memberikan ASI dengan Cara Begini

Kamis, 12 Agustus 2021 - 18:06 WIB
"The Lancet Breastfeeding Series, 2016 menyatakan memberi ASI eksklusif dapat menurunkan angka kematian bayi akibat infeksi sebesar 88 persen. ASI memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Sementara untuk Ibu, menyusui menurunkan risiko Ibu dari kanker payudara dan rahim," jelasnya.

Lebih lanjut, Kartini menuturkan, menyusui menjadi tantangan berat bagi seorang ibu jika keluarga, lingkungan, dan tempat kerja kurang pemahaman mengenai pentingnya ASI. Tantangan lainnya adalah pandemi Covid-19 yang terjadi sejak tahun lalu. Bagaimana ibu menyusui khawatir menyusui bayinya karena berada di lingkungan terpapar Covid-19 atau pernah terinfeksi Covid-19.

Ketua Satgas ASI PP IDAI, dr. Elizabeth Yohmi, Sp.A memaparkan, upaya dukungan yang aman menyusui di masa pandemi Covid-19. Dia menegaskan, regulasi perlindungan hak anak untuk mendapat ASI di Indonesia, yaitu Undang-undang No.34 tahun 2009 tentang Kesehatan.

Menurutnya, kasus Covid-19 di Indonesia sejak pertama terdeteksi pada 2 Maret 2020 hingga 12 Agustus 2021 tercatat 3,72 juta. Data IDAI menyebut, 42 persen anak yang meninggal dan 447 anak di bawah 1 tahun dalam 17 bulan terakhir meninggal akibat terpapar Covid-19.

Elizabeth mengutarakan, ibu dengan Covid-19 dapat menyusui jika mereka menginginkannya. Caranya, ibu menyusui menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker saat menyusui dan merawat bayi, mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah memegang bayi, dan membersihkan serta mendisifeksi permukaan dan benda yang sering disentuh ibu dan bayi.

"Ibu dengan Covid-19 harus mendapatkan dukungan untuk menyusui dengan aman. IMD dan menyusui eksklusif membantu tumbuh kembang bayi secara optimal, melakukan IMD dengan kontak kulit dengan kulit saat ibu dan bayi dalam keadaan stabil. Jika ibu tidak kuat menyusui langsung, makan dapat memberikan asi perah dengan protokol kesehatan Covid-19 saat memerah ASI," jelas dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!