Pentingnya Deteksi Dini Tumor Paru, Kenali Gejalanya!
Jum'at, 29 Mei 2020 - 20:31 WIB
Selain deteksi dini, berhenti merokok menjadi sebuah kalimat underline yang disampaikan berulang ulang dr. Ansyori. Adapun deteksi dini dinilai sebagai langkah utama mencegah timbulnya tumor paru, dapat dilakukan dengan Annual cek up foto Rontgen dengan mengunakan LDCT (low dot ct scan) yang terbukti ber radioaktif rendah. "Fasilitas Radiologi dimiliki oleh Siloam Hospitals Group, termasuk RS Siloam Mataram," ujarnya.
Dokter Spesialis paru di RS Siloam Mataram ini yang juga dosen ahli di Fakultas Kedokteran Universitas Mataram ini menjelaskan gejala tumor paru atau Lung Cancer, yaitu batuk berkelanjutan hingga kronis, batuk darah dan sesak napas (nyeri dada) termasuk sakit kepala yang berkelanjutan.
"Gejala gejala ini disebabkan minimnya deteksi dini. Bahkan gejala ringan yang sangat mungkin menyertai seperti kehilangan selera makan, sakit pada tulang dan sendi serta menurunnya berat badan dapat pula sebagai faktor adanya tumor di paru. Karena itu saya ingatkan sekali lagi pentingnya deteksi dini dan berhentilah merokok," jelas dr. Ansyori.
Dokter Spesialis paru di RS Siloam Mataram ini yang juga dosen ahli di Fakultas Kedokteran Universitas Mataram ini menjelaskan gejala tumor paru atau Lung Cancer, yaitu batuk berkelanjutan hingga kronis, batuk darah dan sesak napas (nyeri dada) termasuk sakit kepala yang berkelanjutan.
"Gejala gejala ini disebabkan minimnya deteksi dini. Bahkan gejala ringan yang sangat mungkin menyertai seperti kehilangan selera makan, sakit pada tulang dan sendi serta menurunnya berat badan dapat pula sebagai faktor adanya tumor di paru. Karena itu saya ingatkan sekali lagi pentingnya deteksi dini dan berhentilah merokok," jelas dr. Ansyori.
(tdy)
Lihat Juga :