Indonesia Potensi Alami Hiperendemi, Ini Bedanya dengan Epidemi

Sabtu, 28 Agustus 2021 - 15:25 WIB
Baca Juga: Orang yang Terinfeksi Varian Delta Menularkan 2 Hari Sebelum Gejala Muncul



Ia pun memberikan contoh sederhana dari epidemi. Misalnya epidemi diabetes, atau obesitas di negara maju, atau epidemi kurang gizi di negara berkembang, kedua kondisi tersebut masuk ke dalam epidemi. Selain itu, epidemi dalam kaitan kesehatan seringkali didefinisikan sebagai outbreak atau wabah penyakit yang terjadi di wilayah yang luas.

“Misalkan di kawasan Asean, atau subtropis yang memberikan dampak tak terkecuali pada semua populasi. Kejadian epidemi mengartikan bahwa secara aktif penyakit tersebut menyebar. Kalau pandemi dikaitkan dengan penyebarannya secara transnasional (tidak dibatasi oleh negara) jadi seluruh dunia bisa terinfeksi. Inilah yang harus dijadikan dasar pengetahuan,” jelas Dicky.

Berbeda halnya dengan hiperendemi, atau endemi. Ini adalah suatu istilah yang dikeluarkan oleh epidemiolog untuk melihat bagaimana atau menggambarkan kejadian seperti penyakit. Endemi itu merujuk kepada keberadaan yang terus menerus dari satu penyakit di suatu wilayah. Misalnya di Indonesia terdapat malaria, dan contoh-contoh lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!