Kembali Berlaga di Bocuse d'Or, Indonesia Kirimkan Tim Terbaik

Selasa, 31 Agustus 2021 - 07:36 WIB
Tim Indonesia sendiri akan dibesut Chris Salans, chef dan juga pemilik restoran fine dining Mozaic di Ubud Bali, dan juga chef Gilles Marx, presiden Bocuse d'Or Indonesia serta pemilik restoran Amuz Gourmet di Jakarta yang juga melatih tim Indonesia saat berkompetisi di Lyon pada 2011.

Proses seleksi babak final Bocuse d'Or melalui beberapa tahap. Tahap pertama dilakukan secara nasional oleh negara-negara yang ingin berpartisipasi, kemudian dilanjutkan di tahap regional seperti Eropa, Asia Pasifik dan Amerika, hingga dipilih yang terbaik untuk bertanding di babak final di Lyon.

"Bocuse d'Or merupakan kesempatan bagi saya untuk membuktikan bahwa chef Indonesia mampu bersaing dengan chef kelas dunia lainnya. Ini adalah suatu kebanggaan yang tak terkira," ungkap Mandif Warokka saat konferensi virtual, Senin (30/8).

Menurutnya, tim Indonesia memiliki strategis khusus, sebagaimana kompetisi kelas dunia lainnya. "Kami ingin memperlihatkan di kompetisi ini kualitas dan keragaman cita rasa Indonesia. Dari inspirasi rasa sampai aneka bahan baku," kata dia.

"Indonesia dianugerahi kekayaan alam dari laut hingga darat, inilah yang ingin kami representasikan dalam hidangan-hidangan yang sudah kami rancang. Jadi melalui makanan kami, para juri dan mereka yang hadir dapat setidaknya melihat Indonesia," bebernya.

Pada kesempatan yang sama, Nugraha Lutfi merasa sangat terhormat bisa mewakili Indonesia di ajang ini. "Di usia saya yang masih 21 tahun, merupakan sebuah kehormatan besar untuk bisa turut serta dalam kompetisi kuliner paling bergengsi ini bersama dengan chef Mandif sebagai commis tim Indonesia," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!