Remaja Disebut Ingin Kabur ke Korea, Pemerintah Turki Lakukan Investigasi Pengaruh K-Pop dan K-Drama
Rabu, 01 September 2021 - 13:02 WIB
Meski tak jelas apakah benar ketiga remaja itu berusaha pergi ke Korsel, tapi pemerintah Turki langsung bereaksi cepat. Lewat Ministry of Family and Social Services, divisi ini dikatakan tengah menyelidiki fenomena K-pop. Penyelidikan dilakukan dengan mengawasi platform media sosial, termasuk Twitter dan YouTube.
Baca Juga: 10 Kanal YouTube K-Pop Berpendapatan Terbesar Tahun 2021
Berdasarkan laporan surat kabar Turki Milliyet, investigasi dilakukan berdasarkan tuduhan bahwa K-pop memberi pengaruh buruk bagi para remaja. "K-pop membuat generasi muda jauh dari budaya tradisional dan keluarga mereka, serta membuat mereka menjalankan gaya hidup bebas gender," demikian tuduhan pemerintah.
Sebelumnya pada 2019, seorang komentator di Turki pernah menulis kolom di media dan mengatakan bahwa grup BTS adalah "bagian dari rencana dunia untuk menciptakan masyarakat bebas gender". Dia juga menulis "pasukan homoseksual akan datang".
Tak cuma itu, seorang psikiater anak di sana juga mengatakan bahwa gaya androgini BTS bisa menciptakan "kebingungan" identitas gender di kalangan anak muda. Surat kabar konservatif milik pemerintah juga meminta agar ada tindakan terhadap invasi budaya lewat K-pop.
Meski begitu, ahli komunikasi digital memberikan pendapat sebaliknya. Menurutnya, K-pop hanya mendorong anak muda untuk memutuskan identitas seksual mereka berdasarkan keinginan individu itu sendiri.
Foto: Twitter @FT_Fanclub
Baca Juga: 10 Kanal YouTube K-Pop Berpendapatan Terbesar Tahun 2021
Berdasarkan laporan surat kabar Turki Milliyet, investigasi dilakukan berdasarkan tuduhan bahwa K-pop memberi pengaruh buruk bagi para remaja. "K-pop membuat generasi muda jauh dari budaya tradisional dan keluarga mereka, serta membuat mereka menjalankan gaya hidup bebas gender," demikian tuduhan pemerintah.
Sebelumnya pada 2019, seorang komentator di Turki pernah menulis kolom di media dan mengatakan bahwa grup BTS adalah "bagian dari rencana dunia untuk menciptakan masyarakat bebas gender". Dia juga menulis "pasukan homoseksual akan datang".
Tak cuma itu, seorang psikiater anak di sana juga mengatakan bahwa gaya androgini BTS bisa menciptakan "kebingungan" identitas gender di kalangan anak muda. Surat kabar konservatif milik pemerintah juga meminta agar ada tindakan terhadap invasi budaya lewat K-pop.
Meski begitu, ahli komunikasi digital memberikan pendapat sebaliknya. Menurutnya, K-pop hanya mendorong anak muda untuk memutuskan identitas seksual mereka berdasarkan keinginan individu itu sendiri.
Foto: Twitter @FT_Fanclub
Lihat Juga :