Mengenal Kanker Limfoma, Penyakit yang Diderita Ari Lasso
Kamis, 09 September 2021 - 15:11 WIB
Gejala lain yang dapat diamati yakni demam, berkeringat secara berlebihan, kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, kulit yang gatal secara terus-menerus, dan kelelahan. Dalam beberapa kasus, mungkin saja pengidap limfoma sering mengalami anemia memar dan infeksi. Kondisi ini terjadi bila sel-sel limfoma sudah menyebar ke sumsum tulang dan memengaruhi produksi darah.
Melansir American Society of Hematology, kanker limfoma dimulai ketika limfosit atau jenis sel darah putih yang melawan infeksi berubah menjadi abnormal. Kemudian limfosit berkembang biak dan berkumpul di kelenjar getah bening dan jaringan lainnya. Seiring waktu, sel-sel kanker ini merusak sistem kekebalan tubuh.
Terdapat beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko terjadinya limfoma, antara lain:
1. Usia lanjut di atas 60 tahun.
2. Pengidap obesitas.
3. Memiliki anggota keluarga yang mengidap kanker limfoma.
Melansir American Society of Hematology, kanker limfoma dimulai ketika limfosit atau jenis sel darah putih yang melawan infeksi berubah menjadi abnormal. Kemudian limfosit berkembang biak dan berkumpul di kelenjar getah bening dan jaringan lainnya. Seiring waktu, sel-sel kanker ini merusak sistem kekebalan tubuh.
Terdapat beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko terjadinya limfoma, antara lain:
1. Usia lanjut di atas 60 tahun.
2. Pengidap obesitas.
3. Memiliki anggota keluarga yang mengidap kanker limfoma.
Lihat Juga :