10 Busur Cerita Terbaik yang Pernah Ada di One Piece

Selasa, 14 September 2021 - 02:22 WIB


Menerjemahkan perang ke halaman-halaman manga itu bukanlah pekerjaan mudah. Tapi, Oda mampu menjahitnya dengan baik di busur cerita Marineford. Meskipun bukan perkenalan perompak legendaris Whitebeard, busur cerita ini mengeksplorasi karakternya dan rasa persaudaraan Perompak Whitebeard. Sampai titik ini, mayoritas perompak terbesar yang diperkenalkan adalah bedebah dan penikam dari belakang, jadi melihat legenda hidup punya hati sebesar kru perompak ini cukup mengagumkan. Mengikuti Impel Down, usaha akhir Luffy untuk menyelamatkan Ace tetap menginspirasi. Bahkan ketika melawan banyak karakter yang lebih kuat darinya, Luffy tidak pernah kehilangan pandangan atas tujuannya, yang membuat finale Marineford jadi lebih tragis.

4. Impel Down



Impel Down membawa pergi satu kekuatan terbesar Luffy, yaitu awak kapalnya. Tapi, cerita ini masih mengilustrasikan kemampuan Luffy untuk menggaet orang untuk bergabung dengannya, meskipun mereka tidak benar-benar mau. Luffy pun harus berjuang melawan waktu untuk menyelamatkan Ace sebelum kakaknya itu benar-benar dieksekusi. Meskipun begitu, masih menyenangkan bisa melihat Luffy membuat sekutu baru dari musuh-musuh lamanya di Impel Down seperti Buggy dan Crocodile. Lalu, juga ada momen emosional seperti ketika Bon Clay bertekad menyelamatkan Luffy meskipun terlihat mustahil. Selain itu, Impel Down punya struktur cerita yang sangat unik bersama kepingan yang mengerikan yang memperkenalkan sejumlah tambahan ke One Piece seperti Jimbei dan Ivankov.

5. Arlong Park



Arlong Park terasa seperti cerita yang sudah lama ingin diceritakan Oda sejak dia memulai One Piece. Busur ini mengeksplorasi masa lalu tragis Nami bersamaan dengan kekuatan ikatan Luffy dan krunya. Para tokoh wanita Shonen biasanya mendapatkan sedikit waktu perkembangan dan peran, tapi tidak dengan Nami. Adegan Nami menikam dirinya sendiri itu sangat emosional. Tapi, respons Luffy pun sama berartinya ketika dia memberikan topi jerami kesayangannya untuk membuat Nami tetap merasa aman. Adegan ketika Nami akhirnya meminta bantuan teman-temannya dan mereka pun segera melakukannya adalah alasan mengapa orang sangat suka One Piece. Sebagai satu kesatuan, Arlong Park dan One Piece mendemonstrasikan kepercayaan, kesetiaan dan keabsurdan yang harus dijalani para kru ini tidak hanya untuk melindungi satu sama lain, tapi juga mimpi mereka.

6. Alabasta



Bangunan ke busur Alabasta adalah yang membuatnya lengket di kepala banyak penggemar One Piece hingga saat ini. Banyak yang disukai tentang Alabasta, dari antagonisnya sampai lajunya yang menegangkan. Cerita ini membawa kru Topi Jerami melintasi negara gurun ini dari tempat pembuangan sampahnya hingga oasis kasino ke ibu kota di tengah revolusi serta Nefertari Vivi. Kekuatan terbesar Vivi bukanlah kemampuan tarung atau Buah Iblis, tapi tekadnya yang mengutamakan kepentingan orang lain. Crocodile dan agen Baroque Works menjadi penjahat kejam di busur Alabasta. Di sini juga untuk kali pertama, tiap anggota Topi Jerami menghadapi musuh mereka sendiri-sendiri. Ending busur ini, dengan Vivi memanggil-manggil Topi Jerami saat mereka pergi dan bertanya kalau mereka masih berteman, adalah salah satu ending tersedih yang pernah terjadi busur One Piece.

7. Jaya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!