Studi: Penyebab Utama Obesitas Bukan Makan Berlebihan
Sabtu, 18 September 2021 - 16:53 WIB
Penulis utama Doctor David Ludwig, ahli endokrinologi di rumah sakit Boston Children dan profesor di Harvard Medical School, mengatakan bahwa model keseimbangan energi tidak menjelaskan penyebab biologis kenaikan berat badan.
Baca Juga: Obat Diabetes yang Biasa Diresepkan Dokter, Ini Daftarnya!
"Selama percepatan pertumbuhan, misalnya, remaja dapat meningkatkan asupan makanan sebesar 1.000 kalori per hari. Pola diet modern ditandai dengan konsumsi berlebihan makanan dengan beban glikemik tinggi khususnya, karbohidrat olahan yang cepat dicerna," kata Ludwig.
"Makanan ini menyebabkan respons hormonal yang secara mendasar mengubah metabolisme kita, mendorong penyimpanan lemak, penambahan berat badan, dan obesitas," sambungnya.
Baca Juga: Obat Diabetes yang Biasa Diresepkan Dokter, Ini Daftarnya!
"Selama percepatan pertumbuhan, misalnya, remaja dapat meningkatkan asupan makanan sebesar 1.000 kalori per hari. Pola diet modern ditandai dengan konsumsi berlebihan makanan dengan beban glikemik tinggi khususnya, karbohidrat olahan yang cepat dicerna," kata Ludwig.
"Makanan ini menyebabkan respons hormonal yang secara mendasar mengubah metabolisme kita, mendorong penyimpanan lemak, penambahan berat badan, dan obesitas," sambungnya.
Lihat Juga :