Di Era New Normal, Sustainable Tourism Jadi Aspek Terpenting

Selasa, 02 Juni 2020 - 09:02 WIB
" Progran pariwisata berkelanjutan bukan hanya kerja sektoral, tapi harus menyeluruh baik masyarakat, pemerintah, akademisi, dan lainnya, atau yang biasa kita sebut pentahelix. Berbagai disiplin ilmu dan stakeholder harus bekerja bersama-sama dan memperbaiki aspek tata kelola, aspek ekonomi, sosia budaya dan lingkungan untuk tmeningkatkan daya saing, reputasi dan kepercayaan publik serta nilai keberlanjutan sumber daya kepariwisataan," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum API Prof Ari Purbayanto menjelaskan, sejak pandemi COVID-19, sektor pariwisata sangat terdampak. Oleh sebab itu API ikut memberikan sumbangsih pemikiran ide-ide dan aksi langsung. Sehingga pemikiran itu bermanfaat bagi bangsa dan negara untuk masyarakat Indonesia. (Baca juga : Staycation di Tiga Water Villa Cantik di Jakarta ini, Tak Kalah Seperti di Maldives )

“Pariwisata menjadi salah satu ujung tombak buat Indonesia. Banyak hal-hal yang perlu disiapkan di masa relaksasi sektor pariwisata ini. Masyarakat harus siap mengantisipasinya, sehingga bisa lulus menghadapi masalah yang berkelanjutan. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan sehingga COVID-19 bisa tertangani di Indonesia,” ujarnya.

Asosiasi yang berdiri pada 2007 ini merupakan organisasi profesi independen yang didukung oleh sumberdaya profesor yang mumpuni di bidangnya masing-masing. Guru besar yang tergabung berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dari Aceh hingga Papua.

“Kami berharap, ide gagasan yang kami berikan bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat. Mari bersama-sama kita tuangkan ide-ide sehingga bisa menjadi rujukan dan relaksasi bagi sektor pariwisata di era kenormalan baru,” katanya.
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!