9 Karakter Anime yang Sering Kalah dalam Pertarungan

Sabtu, 09 Oktober 2021 - 03:25 WIB


Megumi Fushiguro adalah seorang penyihir jujutsu tahun kedua yang berbakat. Dia mewarisi Teknik Bayangan 10 legendaris klan Zenin. Terjebak di tengah-tengah era yang tidak pernah terjadi sebelumnya, Megumi dipaksa merobohkan lawannya yang tidak bisa dilakukan orang lain di levelnya.

Dia pun mengalami kekalahan dari Sukuna dan Hanami tapi belajar banyak tentang kekuatan dan dirinya dalam prosesnya. Gojo berteori kalau Megumi bisa melampauinya suatu hari nanti. Tapi, sekarang, Megumi harus belajar bagaimana menghadapi monster yang muncul di hadapannya.

6. Beast Titan — Attack on Titan



Saat diperkenalkan, Beast Titan digambarkan sebagai kekuatan luar biasa, punya kekuatan tanpa tanding, intelijensia dan jahat. Kredensialnya segera dibangun dengan pelenyapan Mike, tentara kemanusiaan terkuat kedua. Pada akhirnya, Levi punya musuh sejati dan pertermpuran mereka sangat diantiasipasi. Sayang, itu bukanlah pertempuran. Alih-alih, itu adalah dominasi.

Levi bergerak terlalu cepat terhadap makhluk itu, membutakannya dan mengiris Achilles-nya sebelum melepaskan Zeke Yaeger dari tengkuknya. Itu adalah adegan pertarungan ikonik anime itu yang membuktikan kalau Levi berada di liga yang benar-benar berbeda. Sejak saat itu, Beast Titan terus menelan kekalahan dari Levi.

5. Kakashi — Naruto



Sejak awal harusnya diperhatikan kalau Kakashi punya banyak kemenangan atas namanya. Dia jelas adalah ninja terpopuler di dunia, reputasi yang dibangun oleh keterampilan dan pengalaman sebagai seorang shinobi. Tapi, ninja peniru ini sering kali kalah di Naruto. Dia dengan mudah dilumpuhkan Itachi dan mati di tangan Pain.

Naruto bahkan harus menyelamatkan nyawa gurunya itu beberapa kali. Ini seharusnya tidak mendiskreditkan Kakashi. Tapi, keenggannya menghadapi orang-orang yang mengancam desanya menyebabkan banyak kekalahan.

4. Eren Yeager — Attack on Titan



Attack on Titan jadi populer sebagian karena keenggaan mereka meninggalkan kebrutalan dunianya dan kerapuhan manusia yang menghuninya. Ini membuat Eren menjadi protagonis yang pas. Selain dari tekadnya, tidak ada jiwa manusia super di dalam dirinya. Dia juga mengalami kekalahan, lagi dan lagi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!