Baim Wong Rendahkan Kakek Suhut, Psikolog Nilai sang YouTuber Lakukan Kebodohan Terbesar

Rabu, 13 Oktober 2021 - 23:13 WIB
Baim Wong dihujat masyarakat Indonesia karena aksinya yang dinilai merendahkan orang tua di depan umum. Foto/Tangkapan Layar YouTube
JAKARTA - Baim Wong 'dirujak' masyarakat Indonesia karena aksinya yang dinilai merendahkan orang tua di depan umum. Tak hanya itu, Baim bahkan membagikan rekaman perbuatan tersebut di media sosial.

Wajah orang tua yang direndahkan martabatnya oleh Baim Wong pun terpampang nyata di layar kamera. Terlihat jelas si kakek yang diketahui bernama Suhut Arief begitu sedih dan tak bisa berkata apa-apa.



Akademisi Psikologi Sosial Universitas Pancasila Dr Ade Iva Wicaksono, Msi, menilai bahwa perbuatan Baim terhadap kakek Suhut mencoreng nilai dasar yang ada di negara ini. Maka itu, kata Ade Iva, wajar jika masyarakat marah kepadanya.

"Baim Wong, kamu sudah melakukan kebodohan paling besar dengan merendahkan orang tua. Ingat, negara kita ini memiliki nilai dasar yaitu menghormati orang yang sudah tua," kata Ade Iva pada MNC Portal, Rabu (13/10/2021).



Kejadian yang dilakukan Baim Wong ini, sambungnya, tidak mengurangi sama sekali aksi kebaikan yang sebelumnya dilakukan Baim. Namun, akibat kejadian itu juga, sedikitnya publik menjadi tahu bagaimana perilaku Baim kepada orang tua.

Bagi Ade Iva, konten kebaikan yang dilakukan Baim memang bersifat prososial, yaitu menolong orang lain dengan maksud menyejahterakan si penerima bantuan. Tapi, ia menilai bahwa tidak ada value dari aksinya tersebut.

Hal ini berkaitan dengan dikontenkannya aksi-aksi kebaikan itu, sehingga dinilai mengurangi kemurnian niat baik seseorang membantu sesama. Ini yang kemudian juga membuat Ade Iva menyayangkan aksi kebaikan yang semata-mata konten belaka.

"Dalam dunia psikologi sosial, menolong orang lain itu adalah prososial. Namun, di dalam itu ada yang namanya altruisme atau menolong tanpa pamrih dan Baim Wong tidak sampai pada tahapan itu," ungkapnya.
Halaman :
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More