Penyintas Bipolar, Influencer Cantik Ini Ajak Tidak Menyerah dengan Keadaan
Jum'at, 15 Oktober 2021 - 02:13 WIB
Baca juga: Populer sebagai Penyanyi, Marion Jola Ternyata Tidak Punya Sahabat
Selain memiliki paras cantik, perempuan asal Jakarta ini juga gemar berbagi hobinya di media sosial. Abby kerap memberikan insight yang positif untuk pengikutnya, membagikan pengalamannya struggling sebagai penyintas bipolar, hingga berbagi seputar kecantikan.
Abby berusaha untuk tidak memperlihatkan kehidupannya yang baik-baik saja, namun membagikan pula ketika sedang sedih dan rapuh. Hal itu pula yang menjadikannya sebagai influencer yang apa adanya.
"Paling penting menurutku adalah stay true. Update daily activity aku enggak selalu happy terus, enggak jarang juga aku update di kala lagi exhausted, saat bipolar aku kambuh, atau struggling sama self harm, dan mereka juga akan melihat eventually i'll be fine again. It's just called being human," tutur gadis kelahiran 26 Februari 1999.
Abby sendiri ingin followers-nya menerimanya tak hanya kelebihan tapi juga kekurangannya. Da juga ingin orang-orang yang bernasib sama dengannya tidak menyerah dengan kesehatan mentalnya. Justru sebaliknya, dia mengajak untuk bangkit mengalahkannya.
Selain memiliki paras cantik, perempuan asal Jakarta ini juga gemar berbagi hobinya di media sosial. Abby kerap memberikan insight yang positif untuk pengikutnya, membagikan pengalamannya struggling sebagai penyintas bipolar, hingga berbagi seputar kecantikan.
Abby berusaha untuk tidak memperlihatkan kehidupannya yang baik-baik saja, namun membagikan pula ketika sedang sedih dan rapuh. Hal itu pula yang menjadikannya sebagai influencer yang apa adanya.
"Paling penting menurutku adalah stay true. Update daily activity aku enggak selalu happy terus, enggak jarang juga aku update di kala lagi exhausted, saat bipolar aku kambuh, atau struggling sama self harm, dan mereka juga akan melihat eventually i'll be fine again. It's just called being human," tutur gadis kelahiran 26 Februari 1999.
Abby sendiri ingin followers-nya menerimanya tak hanya kelebihan tapi juga kekurangannya. Da juga ingin orang-orang yang bernasib sama dengannya tidak menyerah dengan kesehatan mentalnya. Justru sebaliknya, dia mengajak untuk bangkit mengalahkannya.
Lihat Juga :