Hoax COVID-19 Bertebaran, Ini yang Dilakukan Dokter Cantik Vanda
Kamis, 04 Juni 2020 - 12:53 WIB
Makeup Artist Surabaya, Irvanda Mulyaningsih atau yang akrab disapa dokter Vanda. Foto/Ist
SURABAYA - Pandemi COVID-19 sulit diprediksi kapan akan berakhir. Masyarakat pun menyikapi kondisi pandemi COVID-19 juga beragam. Ada yang tidak peduli dengan protokol kesehatan dari pemerintah, ada pula yang bingung apa yang harus dilakukan selama pandemi.
(Baca juga: Lewat Hip Hop SD Kreatif Beri Semangat Tenaga Medis COVID-19 )
Ironisnya lagi, dalam situasi pandemi bermunculan banyak informasi bohong atau hoax tentang bahaya COVID-19. Situasi dan kondisi seperti ini tentu saja makin membuat masyarakat resah dan was-was dalam menjalani aktivitas sehari-hari, termasuk adanya pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) serta penerapan normal baru.
Melihat hal ini membuat miris Makeup Artist Surabaya, Vanda. Dokter Gigi Orthodontist bernama lengkap Irvanda Mulyaningsih, selama dua bulan lebih getol melakukan edukasi melalui media sosialnya. Dokter Vanda ikut peduli memberikan informasi yang benar terkait COVID-19 sehingga masyarakat tidak serta merta menelan mentah-mentah berita hoax bahaya COVID-19.
Menurut Vanda, edukasi yang dilakukan melalui media sosial, tujuan utamanya adalah ingin masyarakat lebih banyak tahu pentingnya disiplin untuk menjaga kesehatan agar tidak tertular COVID-19.
(Baca juga: Lewat Hip Hop SD Kreatif Beri Semangat Tenaga Medis COVID-19 )
Ironisnya lagi, dalam situasi pandemi bermunculan banyak informasi bohong atau hoax tentang bahaya COVID-19. Situasi dan kondisi seperti ini tentu saja makin membuat masyarakat resah dan was-was dalam menjalani aktivitas sehari-hari, termasuk adanya pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) serta penerapan normal baru.
Melihat hal ini membuat miris Makeup Artist Surabaya, Vanda. Dokter Gigi Orthodontist bernama lengkap Irvanda Mulyaningsih, selama dua bulan lebih getol melakukan edukasi melalui media sosialnya. Dokter Vanda ikut peduli memberikan informasi yang benar terkait COVID-19 sehingga masyarakat tidak serta merta menelan mentah-mentah berita hoax bahaya COVID-19.
Menurut Vanda, edukasi yang dilakukan melalui media sosial, tujuan utamanya adalah ingin masyarakat lebih banyak tahu pentingnya disiplin untuk menjaga kesehatan agar tidak tertular COVID-19.
Lihat Juga :