Bangkitkan Pariwisata, Menparekraf Terapkan Tiga Strategi Utama
Kamis, 25 November 2021 - 17:05 WIB
Sandiaga Uno mengajak masyarakat di masa yang penuh tantangan seperti saat ini untuk menerapkan 3 strategi utama agar mampu bangkit dari pandemi Covid-19. / Foto: ist
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengajak masyarakat di masa yang penuh tantangan seperti saat ini untuk menerapkan 3 strategi utama agar mampu bangkit dari pandemi Covid-19 ini.
Strategi itu adalah inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Selain mampu bertahan di saat pandemi Covid-19 ini, masyarakat harus mulai memformulasi arah kebijakan program dan strategi pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) ke depan.
"2 tahun terakhir ini pandemi Covid-19 menyebabkan target capaian kinerja sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kita terganggu. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara mengalami kontraksi atau penurunan," ucap Menparekraf Sandi pada acara Economic Outlook 2022, belum lama ini.
Baca juga: 10 Gejala Kolesterol Tinggi yang Sering Diabaikan, Nomor 5 Picu Serangan Jantung
Hal tersebut berdampak pada menurunnya jumlah okupansi hotel, penurunan devisa, beberapa pelaku industri dan pengusaha parekraf alami penurunan pemasukan, menutup saham dan tak sedikit pekerja parekraf yang dirumahkan serta kehilangan pekerjaan.
Namun di saat yang bersamaan, kata Sandi, kita harus menumbuhkan optimisme dan harapan, karena 34 juta masyarakat Indonesia menggantungkan hidupnya pada sektor ini.
Strategi itu adalah inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Selain mampu bertahan di saat pandemi Covid-19 ini, masyarakat harus mulai memformulasi arah kebijakan program dan strategi pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) ke depan.
"2 tahun terakhir ini pandemi Covid-19 menyebabkan target capaian kinerja sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kita terganggu. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara mengalami kontraksi atau penurunan," ucap Menparekraf Sandi pada acara Economic Outlook 2022, belum lama ini.
Baca juga: 10 Gejala Kolesterol Tinggi yang Sering Diabaikan, Nomor 5 Picu Serangan Jantung
Hal tersebut berdampak pada menurunnya jumlah okupansi hotel, penurunan devisa, beberapa pelaku industri dan pengusaha parekraf alami penurunan pemasukan, menutup saham dan tak sedikit pekerja parekraf yang dirumahkan serta kehilangan pekerjaan.
Namun di saat yang bersamaan, kata Sandi, kita harus menumbuhkan optimisme dan harapan, karena 34 juta masyarakat Indonesia menggantungkan hidupnya pada sektor ini.
Lihat Juga :