Karakter Kuat Ini Terkonfirmasi Tewas Bunuh Diri di Eternals

Minggu, 28 November 2021 - 13:10 WIB


“Apakah titik cair seorang Eternal? Seberapa lama waktu yang benar-benar dibutuhkan untuk mencairkan seorang robot Eternal? Untuk apakah itu bermakna… yah, selalu seperti itu. Dia tidak bisa menghadapi keluarganya setelah apa yang dia lakukan, yang dia sadari,” kata Kaz.

“Saya rasa Ikaris bahkan tidak merasa kalau dia salah. Saya rasa dia hanya punya banyak penyesalan. Dia sangat menyesal. Saya rasa dia menyesal karena cara hidupnya di planet ini dan itu adalah beban yang sangat besar untuk diemban. Tindakan itu pada dasarnya mengatakan,‘Aku berbuat salah, tapi aku tidak bisa menghadapi keluargaku, dan aku tidak bisa terus hidup’,” ujar Kaz melanjutkan.

Menurut Kaz, awalnya itu dimulai sebagai pengasingan diri. Selama pembuatan film itu, ini menjadi sesuaatu yang harus pasti. Itu adalah momen untuk mengatakan, ini adalah pengorbanan.

“Ini seperti mengatakan,’Aku tidak bisa lagi melayani Eternals. Kalau aku tidak bisa mengabdi pada Celestials, dan aku tidak bisa bersama keluargaku, maka aku memilih opsi ketigai ini,’ yang—buat dia—benar-benar peluapaan. Jad, yah, dia mati,” kata Kaz.

Apa yang terjadi pada Ikaris ini adalah salah satu twist menarik di Eternals. Pada momen menjelang akhir film itu, Ikaris terungkap punya ideologi yang berbeda dengan teman-temannya. Ketika Ajak mengatakan kalau dia mulai mempertanyakan perintah Arishem dan mengajak Eternals untuk mencari cara menghentikan Emergence, Ikaris memperlihatkan warna aslinya.

“Aku tidak pernah meragukan tujuanku untuk melayani Celestials,” ujar Ikaris kepada Ajak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!