Berprestasi, Deby Vinski Raih Penghargaan Bergengsi untuk Kedua Kalinya
Sabtu, 04 Desember 2021 - 09:00 WIB
Prof. Deby yang sering menolak julukan the Queen of anti aging ini mengakui bahwa Indonesia dapat menjadi pusat stem cell dan anti aging dunia karena memiliki ilmuwan hebat dan pesona alam, kuliner dan keramahtamahan yang terkenal keseluruh dunia.
Baca Juga: Nagita Slavina Tuai Kritik Usai Terima Kado dari Prilly Latuconsina, Sikapnya Dinilai Tak Sopan
Kolaborasi yang baik akan membuat Indonesia menjadi penghasil devisa besar dari wisata medis. Karena itu, Prof. Deby bertekad mendukung pemerintah mengembalikan devisa negara Rp158 triliun kembali ke Indonesia melalui pelayanan sel punca dan anti aging kelas dunia dengan menghadirkan teknologi terbaik dan terkini.
Berdasarkan keterangan resmi yang diterima SINDOnews, Sabtu (4/12/2021), professor yang juga Direktur Master of Anti aging di International University Barcelona ini menegaskan bahwa pada era society 5.0 tak ada lagi batasan waktu informasi teknologi terbaru di dunia.
Baca Juga: Nagita Slavina Tuai Kritik Usai Terima Kado dari Prilly Latuconsina, Sikapnya Dinilai Tak Sopan
Kolaborasi yang baik akan membuat Indonesia menjadi penghasil devisa besar dari wisata medis. Karena itu, Prof. Deby bertekad mendukung pemerintah mengembalikan devisa negara Rp158 triliun kembali ke Indonesia melalui pelayanan sel punca dan anti aging kelas dunia dengan menghadirkan teknologi terbaik dan terkini.
Berdasarkan keterangan resmi yang diterima SINDOnews, Sabtu (4/12/2021), professor yang juga Direktur Master of Anti aging di International University Barcelona ini menegaskan bahwa pada era society 5.0 tak ada lagi batasan waktu informasi teknologi terbaru di dunia.
Lihat Juga :