Benarkah Penyintas Covid-19 Berisiko Terkena Rematik Autoimun?

Sabtu, 11 Desember 2021 - 15:25 WIB
"Pasien-pasien yang mengalami keluhan-keluhan yang menetap ini bukan hanya pasien yang sebelumnya dengan infeksi Covid-19 sedang hingga berat, tapi banyak juga pasien gejala ringan yang mengalami long Covid-19," terang Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Reumatologi RS Pondok Indah - Pondok Indah, Dr. dr. Rudy Hidayat, SpPD-KR, dalam keterangan resmi yang diterima MNC Portal, Sabtu (11/12/2021).

Nah, terkait dengan penyintas Covid-19 berisiko mengalami rematik autoimun, dr Rudy menjelaskan bahwa rematik autoimun itu sendiri adalah hasil interaksi adanya faktor genetik yang memudahkan munculnya kondisi autoimun, ditambah dengan faktor lingkungan.

"Faktor lingkungan yang banyak diteliti salah satunya adalah infeksi virus. Namun, pada infeksi Covid-19 belum cukup data untuk memastikan bahwa Covid-19 menyebabkan seseorang alami rematik autoimun," terang dr Rudy.

Dia melanjutkan, para ahli saat ini sedang melakukan penelitian untuk menjawab pertanyaan besar itu, karena dari berbagai observasi selama ini, kemungkinan tersebut cukup besar.

"Bahkan, beberapa jurnal melaporkan adanya pasien-pasien yang didiagnosis arthritis rheumatoid (RA) pasca Covid-19. Namun, hasil penelitian belum diungkap secara luas," lanjutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!