4 Film Jepang Paling Kontroversial, yang Terakhir Ditolak di Banyak Negara dan Festival

Rabu, 22 Desember 2021 - 14:04 WIB
Nagisa menampilkan penggambaran adegan seks homoseksual, meskipun Ryuhei Matsuda yang memerankan Kano, masih berusia 16 tahun saat itu. Walau mengangkat tema yang cukup tabu dan kontroversial, tapi secara pendapatan film ini sukses, bahkan meraih sejumlah penghargaan lokal dan dinominasikan untuk festival film Palme d'Or.

2. Audition



Masih dari tahun 1999, film Audition garapan sutradara Takashi Miie juga dirilis ke publik. Diadaptasi dari novel karya Ryu Murakami, menceritakan kisah Shigeharu Aoyama, pengusaha paruh baya yang baru saja kehilangan istri. Sang putra, Shigehiko, yang khawatir tentang perubahan hidup ayahnya, mendorongnya untuk bertemu wanita baru, sampai akhirnya Shigeru bertemu wanita muda bernama Asami Yamazaki.

Sebagai sutradara, Miike menampilkan teknik yang meningkatkan elemen kejutan ke next level yang belum pernah terjadi sebelumnya sehingga membuat penonton penasaran dan terkesan.

3. Battle Royale



Film yang dirilis pada 2000 karya sutradara Kinji Fukasaku ini mengangkat tema besar tentang kekerasan tidak terkontrol yang terjadi di sekolah. Memaksa pemerintah sampai harus menerapkan hukum Battle Royal, di mana setiap tahun para pelajar dipilih secara acak untuk ditransfer ke pulau terpencil dengan tujuan bertarung sampai tersisa hanya satu orang pemenang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!