Picu Kolesterol Tinggi, Hindari Konsumsi 2 Jeroan Ini
Rabu, 12 Januari 2022 - 14:03 WIB
Sebab, kadar kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko terkena masalah kesehatan serius seperti serangan jantung atau stroke. Oleh karena itu, ]jeroan sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedang.
Kadar kolesterol yang kurang dari 200 mg/dL masih dapat dikatakan normal. Namun jika kadar kolesterol mencapai 200-239 mg/dL, itu sudah masuk pada ambang batas tinggi. Kemudian jika jumlahnya mencapai 240 mg/dL atau lebih, termasuk kolesterol tinggi.
Namun jika mengonsumsi jeroan dalam porsi sedang dan dimasak dengan cara yang sehat, maka ini dapat bermanfaat bagi kesehatan. Di antaranya meningkatkan energi, mengurangi risiko kanker dan penyakit jantung, serta memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Ini disebabkan oleh kandungan dalam jeroan seperti zat besi, vitamin B2, vitamin B12, dan folat, yang bermanfaat bagi kesehatan.
Baca Juga: 8 Penyebab Kolesterol Tinggi yang Tak Terduga, Nomor 4 Paling Sering Dilakukan
Kadar kolesterol yang kurang dari 200 mg/dL masih dapat dikatakan normal. Namun jika kadar kolesterol mencapai 200-239 mg/dL, itu sudah masuk pada ambang batas tinggi. Kemudian jika jumlahnya mencapai 240 mg/dL atau lebih, termasuk kolesterol tinggi.
Namun jika mengonsumsi jeroan dalam porsi sedang dan dimasak dengan cara yang sehat, maka ini dapat bermanfaat bagi kesehatan. Di antaranya meningkatkan energi, mengurangi risiko kanker dan penyakit jantung, serta memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Ini disebabkan oleh kandungan dalam jeroan seperti zat besi, vitamin B2, vitamin B12, dan folat, yang bermanfaat bagi kesehatan.
Baca Juga: 8 Penyebab Kolesterol Tinggi yang Tak Terduga, Nomor 4 Paling Sering Dilakukan
(dra)
Lihat Juga :