Menparekraf Sandiaga Bersyukur Kunjungan ke Desa Wisata Meningkat 30 Persen
Kamis, 20 Januari 2022 - 20:51 WIB
Hal tersebut dapat terjadi sehubungan dengan pergeseran tren pariwisata, di mana para traveller yang semula ramai wisatawan, kini jadi destinasi yang less crowd.
"Ini terjadi karena terjadi pergeseran tren wisata kita, yang sekarang mengarah ke domestik, low mobility, dan less crowd," ujarnya.
Meskipun begitu, Menparekraf Sandi menyebut desa wisata ternyata bisa turut mengubah arah kebijakan dari Kemenparekraf. Yang berlomba mendatangkan wisatawan mancanegara, sekarang jadi lebih memperhatikan wisatawan nusantara (Wisnus).
"Yang menarik buat saya, selain meningkat 30% dari jumlah kunjungannya tapi juga dampak dari pengarusutamaan atau mainstreaming desa wisata dalam kebijakan kami di Kemenparekraf. Kami mengubah kebijakan selama ini mengarah lebih ke wisatawan mancanegara jadi wisatawan nusantara," beber Sandi.
Kemenparekraf kini tengah mengadakan program Pendampingan Desa Wisata yang bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM).
"Ini terjadi karena terjadi pergeseran tren wisata kita, yang sekarang mengarah ke domestik, low mobility, dan less crowd," ujarnya.
Meskipun begitu, Menparekraf Sandi menyebut desa wisata ternyata bisa turut mengubah arah kebijakan dari Kemenparekraf. Yang berlomba mendatangkan wisatawan mancanegara, sekarang jadi lebih memperhatikan wisatawan nusantara (Wisnus).
"Yang menarik buat saya, selain meningkat 30% dari jumlah kunjungannya tapi juga dampak dari pengarusutamaan atau mainstreaming desa wisata dalam kebijakan kami di Kemenparekraf. Kami mengubah kebijakan selama ini mengarah lebih ke wisatawan mancanegara jadi wisatawan nusantara," beber Sandi.
Kemenparekraf kini tengah mengadakan program Pendampingan Desa Wisata yang bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM).
Lihat Juga :