9 Cara Efektif Menurunkan Kolesterol Jahat dan Menaikkan Kolesterol Baik

Senin, 24 Januari 2022 - 05:05 WIB
Barley tinggi serat, memiliki dua kali protein dan hampir setengah kalori dari gandum serta pertimbangan penting bagi orang-orang dengan berat badan atau masalah diet. Menurut sebuah studi baru yang dilakukan oleh Rumah Sakit St Michael di Kanada, mengonsumsi barley sebagai makanan atau dalam resep makanan dapat secara signifikan mengurangi kolesterol jahat yang terkait dengan risiko penyakit jantung.

Barley memiliki efek menurunkan kolesterol jahat total pada individu berisiko tinggi, tetapi juga dapat bermanfaat bagi orang tanpa kolesterol tinggi. Kolesterol tinggi dan diabetes adalah faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke.

7. Anggur Merah



Minum anggur merah dapat menangkal penumpukan kolesterol akibat makan daging merah. Senyawa berbahaya dari daging merah terbentuk dalam aliran darah, menciptakan kolesterol jahat yang merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko jantung.

Namun, antioksidan dalam anggur, yang dikenal sebagai polifenol, mencegah senyawa ini diserap ke dalam aliran darah di mana mereka dapat menyebabkan kerusakan. Oleh karena itu, memasukkan produk kaya polifenol sebagai bagian integral dari makanan dapat secara signifikan mengurangi efek berbahaya ini.

8. Lemak Tak Jenuh



Mengonsumsi asam lemak esensial omega-3, yang ditemukan dalam lemak tak jenuh, membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Lemak tak jenuh termasuk ikan berminyak, kacang-kacangan dan biji-bijian, biji rami, minyak zaitun dan sayuran hingga buah-buahan tertentu.

Baca Juga: 6 Obat Kolesterol Tinggi Rumahan Paling Efektif, Nomor 3 Banyak di Dapur



9. Pistachio



Kacang-kacangan terutama pistachio, almond dan walnut telah terbukti memiliki efek menguntungkan pada parameter glikemik dan lipid. Pistachio memiliki indeks glikemik rendah, secara alami bebas kolesterol, dan merupakan sumber protein, serat dan antioksidan. Sifat-sifat ini membuat konsumsi pistachio berpotensi bermanfaat bagi mereka yang berisiko mengalami obesitas dan penyakit jantung.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!