Dokter Tirta Tak Heran jika Puncak Omicron Terjadi Februari-Maret 2022
Rabu, 26 Januari 2022 - 15:42 WIB
Influencer dr. Tirta Mandira Hudhi merasa tidak aneh dengan kabar yang menyebutkan jika puncak Omicron akan terjadi di Februari-Maret 2022. / Foto: Instagram
JAKARTA - Influencer dr. Tirta Mandira Hudhi merasa tidak aneh dengan kabar yang menyebutkan jika puncak Omicron akan terjadi di Februari-Maret 2022.
Puncak kasus Covid-19 atau gelombang ketiga sendiri sudah diprediksi oleh para ahli sejak tahun lalu.
Menurut dokter yang akrab disapa Cipeng itu, pernyataan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengenai puncak Omicron yang terjadi pada Februari-Maret 2022 cuma mengulang saja.
Baca juga: Atta Halilintar Bangun Rumah Tahfidz Quran dengan Uang Lelang Headband
Dan uniknya pernyataan tersebut sukses membuat heboh masyarakat. "Kenapa saya bilang seperti itu? Karena saya sempat mengatakan puncak Covid-19 mungkin bisa terjadi di akhir tahun atau Januari maupun Februari," tutur dr. Tirta dalam kanal YouTube pribadinya, Rabu (26/1/2022).
Dia juga menyebutkan bahwa banyak ahli dapat memprediksi puncak kenaikan Covid-19 pada Februari-Maret 2022 karena mempertimbangkan banyak alasan.
Puncak kasus Covid-19 atau gelombang ketiga sendiri sudah diprediksi oleh para ahli sejak tahun lalu.
Menurut dokter yang akrab disapa Cipeng itu, pernyataan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengenai puncak Omicron yang terjadi pada Februari-Maret 2022 cuma mengulang saja.
Baca juga: Atta Halilintar Bangun Rumah Tahfidz Quran dengan Uang Lelang Headband
Dan uniknya pernyataan tersebut sukses membuat heboh masyarakat. "Kenapa saya bilang seperti itu? Karena saya sempat mengatakan puncak Covid-19 mungkin bisa terjadi di akhir tahun atau Januari maupun Februari," tutur dr. Tirta dalam kanal YouTube pribadinya, Rabu (26/1/2022).
Dia juga menyebutkan bahwa banyak ahli dapat memprediksi puncak kenaikan Covid-19 pada Februari-Maret 2022 karena mempertimbangkan banyak alasan.
Lihat Juga :