Indonesia Catat Kasus Covid-19 Tertinggi sejak Agustus 2021, Ini Imbauan IDI
Rabu, 02 Februari 2022 - 14:12 WIB
Menurutnya, kejadian itu adalah pertanda penyebaran virus amat cepat dan akan banyak lagi bermunculan di banyak tempat.
Oleh karenanya, Prof Beri --sapaan akrabnya- mengimbau kepada masyarakat untuk perketat lagi prokesnya. "Saatnya memperketat, agar peningkatan kasus yang pesat ini jadi melambat," ungkapnya.
Per 1 Februari, Kemenkes juga mencatat sebanyak 3.240 kasus sembuh dan 28 pasien Covid-19 dinyatakan meninggal dunia.
Sementara, Kemenkes dalam pernyataan resminya menyebutkan bahwa lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi itu disebabkan peningkatan testing dan tracing.
"Positivity rate mingguan kita ada kenaikan sebesar 3,65%. Hal ini selain seiring dengan kenaikan kasus konfirmasi, juga sejalan dengan ditingkatkannya angka testing dan tracing," terang Juru Bicara Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi.
Oleh karenanya, Prof Beri --sapaan akrabnya- mengimbau kepada masyarakat untuk perketat lagi prokesnya. "Saatnya memperketat, agar peningkatan kasus yang pesat ini jadi melambat," ungkapnya.
Per 1 Februari, Kemenkes juga mencatat sebanyak 3.240 kasus sembuh dan 28 pasien Covid-19 dinyatakan meninggal dunia.
Sementara, Kemenkes dalam pernyataan resminya menyebutkan bahwa lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi itu disebabkan peningkatan testing dan tracing.
"Positivity rate mingguan kita ada kenaikan sebesar 3,65%. Hal ini selain seiring dengan kenaikan kasus konfirmasi, juga sejalan dengan ditingkatkannya angka testing dan tracing," terang Juru Bicara Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi.
Lihat Juga :