Hindari Stroke dan Serangan Jantung, Penyintas Covid-19 Ini Imbau Ibu Hamil untuk Vaksin
Sabtu, 19 Februari 2022 - 22:09 WIB
Beruntungnya, beberapa hari kemudian, paru-paru Diana mulai membaik hingga bisa keluar dari ECMO. Tetapi ketika kehamilannya mencapai 31 minggu, tiba-tiba kondisinya malah berhenti membaik. Dokter menduga hal itu disebabkan oleh janin yang menekan paru-parunya.
Demi keselamatan Diana, dokter pun memutuskan untuk melahirkan bayinya yang kini dinamai Cameron. Setelah sekitar satu bulan di NICU, baby Cameron pun diperbolehkan untuk pulang, disusul Diana yang pulang beberapa minggu kemudian, tepat sebelum Natal 2021.
Kini, baik Diana maupun Chris sudah melakukan vaksinasi Covid-19. Mereka pun mengimbau banyak orang, terutama ibu hamil untuk melakukan hal serupa.
"Apabila Anda bisa menghilangkan apa yang terjadi pada saya, jika Anda bisa melakukan kontrol keparahan, mengapa tidak melakukannya?" ucap Chris.
Menurut sebuah penelitian besar, pasien hamil berisiko lima kali lebih besar dirawat di ICU jika menderita Covid-19. Mereka juga berisiko lebih dari 14 kali membutuhkan intubasi, dan berisiko lebih dari 15 kali meninggal dunia.
Baca juga: Rendahnya Cakupan Vaksinasi Dorong Munculnya Varian Covid-19 yang Lebih Berbahaya
Sementara di antara mereka yang telah divaksinasi saat hamil, para ilmuwan tak melihat ada tanda bahaya atau peningkatan risiko komplikasi. Sayang, banyak pasien tidak sepenuhnya mempercayai data tersebut hingga akhirnya terlambat.
Demi keselamatan Diana, dokter pun memutuskan untuk melahirkan bayinya yang kini dinamai Cameron. Setelah sekitar satu bulan di NICU, baby Cameron pun diperbolehkan untuk pulang, disusul Diana yang pulang beberapa minggu kemudian, tepat sebelum Natal 2021.
Kini, baik Diana maupun Chris sudah melakukan vaksinasi Covid-19. Mereka pun mengimbau banyak orang, terutama ibu hamil untuk melakukan hal serupa.
"Apabila Anda bisa menghilangkan apa yang terjadi pada saya, jika Anda bisa melakukan kontrol keparahan, mengapa tidak melakukannya?" ucap Chris.
Menurut sebuah penelitian besar, pasien hamil berisiko lima kali lebih besar dirawat di ICU jika menderita Covid-19. Mereka juga berisiko lebih dari 14 kali membutuhkan intubasi, dan berisiko lebih dari 15 kali meninggal dunia.
Baca juga: Rendahnya Cakupan Vaksinasi Dorong Munculnya Varian Covid-19 yang Lebih Berbahaya
Sementara di antara mereka yang telah divaksinasi saat hamil, para ilmuwan tak melihat ada tanda bahaya atau peningkatan risiko komplikasi. Sayang, banyak pasien tidak sepenuhnya mempercayai data tersebut hingga akhirnya terlambat.
(nug)
Lihat Juga :