10 Karakter Jagoan Anime yang Malu pada Masa Lalunya

Selasa, 22 Februari 2022 - 00:12 WIB


Ada dosa yang terlalu besar untuk ditebus di satu masa hidup. Jadi, untuk menebus kesalahannya karena menyebabkan kematian ratusan samurai, Manji dikutuk dengan hidup abadi. Untuk membayar kejahatannya, ronin itu bertekad membunuh orang jahat 10 kali lipat dari korban samurainya. Jiwanya tidak akan tenang sampai misi ini selesai. Dijaga untuk tetap hidup oleh kekuatan cacing darah keramat, makhluk kecil yang membuat Manji bertahan dari hampir setiap luka, pahlawan itu memulai jalan penebusannya yang keras.

3. Kenshin — Rurouni Kenshin



Kenshin Himura menjalani perjalanan menebus nyawa yang pernah dia cabut selama menjadi pembunuh di Perang Boshin. Tapi, kehilangan besar yang dirasakan Kenshin adalah kematian tunangannya, Tomoe. Dia juga tewas akibat pedang Kenshin. Awalnya, Tomoe berniat mendekati Kenshin demi membalas dendam atas kematian pacarnya.

Tapi, Tomoe malah jatuh cinta kepada Kenshin. Setelah diculik musuh Kenshin, wanita itu akhirnya terjebak di pertarungan antara penculiknya dan Kenshin. Kemenangan Kenshin muncul dengan nyawa Tomoe. Secara tidak sengaja, Kenshin membunuh tunangannya itu.

2. Guts — Berserk



Berserk penuh momen tragis yang punya kekuatan menghantui para penonton dan juga karakter di dalamnya. Dunia Berserk tidak punya belas kasihan kepada para penghuninya, terutama kepada pahlawan mereka, Guts. Jalan hidupnya dipenuhi horor dan penyesalan sejak lahir.

Tapi, pengkhianatan paling menyakitkan yang pernah dirasakan Guts dilakukan iblis di dalam dirinya. Begitu dikuasai nafsu, Guts kehilangan kendali atas Makhluk Kegelapan di dalam dirinya. Dia lantas menyerang wanita yang sangat dicintainya, Casca, yang sedang rapuh-rapuhnya. Dosa itu adalah sesuatu yang membuat Guts tidak bisa memaafkan dirinya sampai akhir.

Baca Juga: 10 Karakter Anime yang Selalu Tampil Meriah dan Mencolok

1. Shoya — A Silent Voice



Meminta maaf untuk penyelesan masa lalu adalah satu-satunya hal yang bisa menyingkirkan rasa bersalah dan malu seseorang. Ini sering kali terjadi. Cerita A Silent Voice membawa penontonnya bersama pahlawannya ke jalan yang berliku untuk menebus kekejamannya saat masih kecil.

Saat masih SD, Shoya suka merundung teman sekelasnya yang tuli, Nishimiya. Tapi, ketika Shoya tumbuh besar, dia malah tersingkir dan menjadi target kekejaman mantan teman-teman sekelasnya. Cerita Shoya yang berekonsiliasi dengan mantan korbannya itu begitu menyentuh dan elegan, yang mengemukakan kebaikan sebagai akar ampunan.
(alv)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!