Pendiam Banget, 9 Karakter Anime Ini Nyaris Tak Pernah Bicara

Kamis, 03 Maret 2022 - 19:19 WIB


Kisa Shoma adalah cewek pemalu dan lembut. Dia tidak memperlihatkan punya roh harimau di dalam dirinya. Nyatanya, dia sering diejek dan diusir dari semua orang di sekolah. Dia pun segera berhenti bicara.

Kisa terus diam selama berbulan-bulan. Yuki, Hatsuharu, dan yang lainnya pun sudah terbiasa dengan itu. Mereka kaget ketika Tohru Honda berteman dengan Kisa dan membantunya mulai bicara lagi. Kisa sekarang bisa jadi lebih percaya diri.

6. Koji Koda — My Hero Academia



Koji Koda adalah pahlawan suara binatang di kelas 1-A. Dengan suaranya, dia bisa bicara kepada hewan dan memberi perintah kepada mereka saat perang atau misi pengawalan. Misalnya, dia bisa menyuruh burung merpati mengerubuti seorang penjahat dan mematuki mereka atau menyuruh tikus menyisiri area untuk mencari penjahat.

Di awal My Hero Academia, Koji sangatlah pendiam. Setelah menghadapi Present Mic dengan teman sekelasnya, Kyoka Jiro, Koji terdorong untuk tampil dan menghadapi ketakutannya. Sekarang, Koji sudah mau bicara meski hanya sedikit. Tapi, dia masih menjadi salah satu murid paling pendiam di kelas 1-A.

5. Myrd — That Time I Got Reincarnated As A Slime



Rimuru Tempest merekrut banyak perajin, tentara dan profesional terampil lainnya untuk kerajaannya. Ini termasuk pandai besi kurcaci Kaijin dan rekannya. Mereka antara lain tiga kurcaci bersaudara Garm, Dord, dan Myrd.

Gam dan Dord sering menyombongkan pekerjaan mereka. Sementara Myrd hanya mengangguk dan bergumam sebagai cara mengatakan,”Yah, apa kata merekalah.” Tapi, Myrd sebenarnya tidak pernah bicara. Rimuru berulang kali mengomentari ini.

4. Toge Inumaki — Jujutsu Kaisen



Para penyihir Jujutsu punya berbagai macam teknik untuk bertarung, dari teknik pemanggilan hewan Megumi hingga palu dan paku Nobara. Sementara, Toge menggunakan suaranya untuk melawan musuhnya. Tapi, teknik ini terlalu berisiko. Dengan begitu, Toge sangat hati-hati kapan menggunakannya.

Toge nyaris tidak menggunakan kekuatan itu sama sekali karena takut salah. Kekuatan itu membuat setiap kata yang terucap dari mulutnya menjadi kutukan bagi lawan bicaranya. Makanya, dia cenderung diam dan hanya punya dialog “iya”, “tidak”, dan “halo”. Dia juga bicara hanya dengan menyebutkan bahan nasi kepal, seperti salmon, rumput lain, dan abon ikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!