Vape atau Rokok Tradisional, Mana yang Lebih Berbahaya?

Jum'at, 04 Maret 2022 - 14:57 WIB
Baca Juga: Konsumen dan Produsen Vape Diajak Bijak Soal Penjualan dan Pemakaian Produk Rokok Elektrik

2. Dosis nikotin dalam rokok elektrik dapat diatur sesuai keinginan pengguna

Nikotin menimbulkan adiksi. Banyak pengguna rokok elektrik menghirup lebih banyak nikotin daripada rokok tradisional, karena pengguna rokok elektrik dapat mengatur kadar nikotin yang dikonsumsi sesuai yang mereka inginkan. Misalnya, membeli cartridge berukuran besar yang memiliki konsentrasi nikotin lebih tinggi atau dapat meningkatkan voltase rokok elektrik untuk mendapatkan dosis yang lebih besar.

3. Kandungan aerosol dan bahan kimia berbahaya

Selain nikotin, rokok elektrik menyebabkan terbentuknya aerosol yang berisiko menimbulkan dampak yang buruk bagi kesehatan. Aerosol mengandung bahan kimia berupa partikel yang berukuran sangat kecil yang dapat menjadi faktor risiko kanker karena dapat terhirup sampai jauh ke dalam paru. Aerosol juga merupakan salah satu media pertumbuhan dan penyebaran kuman sumber penyakit, seperti contohnya adalah Legionella spp yang dapat menyebabkan legionellosis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!