7 Karakter Anime yang Cengengnya Kebangetan, Juaranya Ketebak!

Kamis, 17 Maret 2022 - 16:02 WIB
Misalnya, dia berasal dari latar belakang kesepian. Dia juga kekurangan koneksi sosial yang berarti. Selain itu, dia melihat ibunya meninggal tepat di depan matanya. Dia juga punya berbagai rasa insecure. Shinji adalah cowok yang cukup tidak stabil secara emosional yang punya masa sulit utuk melepaskan bebannya. Di busur prolog, rata-rata dia akan mengalami satu gangguan emosional per episode.

2. Zenitsu Agatsuma — Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba



Inosuke akan berharap Zenitsu selalu tertidur lelap agar tidak perlu mendengarkan ocehan dan tangisannya. Zenitsu adalah orang yang sangat emosional. Ketika dia terbangun, dia selalu kabur dari pertarungan melawan iblis dan memprioritaskan nyawanya sendiri di atas segalanya. Zenitsu sangat sadar kalau dia punya kecenderungan jadi pengecut. Zenitsu juga mengakui kalau dia selalu menangis dan terisak saat menghadapi bahaya, bukannya menghadapinya secara langsung.

Kecenderungan cengeng Zenitsu jelas memberikan serial itu semacam lelucon. Dia seperti kucing di atas atap kaleng panas di sebagian besar waktu karena kecemasannya. Dan, sepertinya air matanya selalu menggelegak di bawah permukaan. Apa pun kritik terhadap kelakuan konyol Zenitsu ini, setidaknya kesadaran dirinya patut dihargai. Zenitsu tahu kalau dia bencana emosional, tapi setidaknya dia mengakuinya.

Baca Juga: 5 Anime Time Travel Terbaik yang Wajib Kamu Tonton

1. Takemichi Hanagaki — Tokyo Revengers



Juara dari juara di daftar ini siapa lagi kalau bukan Takemichi Hanagaki dari Tokyo Revengers? Takemichi jelas layak mendapatkan julukan yang diberikan kepadanya di serial itu, yaitu “Pahlawan Cengeng” karena terlalu sering menangis. Bahkan, Takemichi mendapatkan banyak cacian di komunitas online karena tangisannya dan mengganggu aliran ceritanya.

Meski begitu, temperamennya adalah salah satu karakteristiknya yang menentukan. Perilaku Takemichi dikendalikan emosinya. Tak seperti karakter lain, tangisannya tidak eksklusif terhadap momen paling penting serial itu. Alih-alih, Takemichi menangis ketika dia merasakannya. Dia sering kewalahan dengan emosinya. Insiden traumatis di sepanjang serial ini juga tidak membantunya.
(alv)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!