Sejarah Masjid Biru di Rusia, Sering Dikenal sebagai Masjid Soekarno

Kamis, 17 Maret 2022 - 21:35 WIB
Masjid Biru berdiri megah di dekat Sungai Neva. Masjid ini dapat menampung 5.000 jamaah. Menara masjid menjulang setinggi 49 meter serta tinggi kubahnya mencapai 39 meter. Masjid ini menjadi masjid terbesar di Rusia serta menjadi saksi jejak Presiden Soekarno di Rusia.

Diketahui, Soekarno merupakan presiden pertama Indonesia yang mempunyai kedekatan dengan Uni Soviet (sebelum menjadi Rusia).

Pada 1956, Nikita Khrushchev mengundang Presiden Soekarno mengunjungi negaranya. Ketika bertandang ke Leningrad (saat ini St Petersburg), Soekarno melihat sebuah menara dengan kubah biru serta simbol bulan sabit.

Soekarno pun mengetahui bahwa bangunan tersebut adalah sebuah masjid. Kemudian, dia minta untuk mampir ke masjid serta melaksanakan shalat. Soekarno tampak terkejut ketika melihat masjid yang telah berubah fungsi menjadi gudang serta tidak terurus.

Lantaran mempunyai hubungan kedekatan serta kelihaian komunikasi, Soekarno meminta Nikita Khrushchev untuk menyerahkan kembali masjid tersebut kepada umat Islam yang berada di Uni Soviet kala itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!